Jepang Minta Bantuan Indonesia terkait Penculikan Warganya oleh Korea Utara

Sabtu, 04 Desember 2021 - 01:02 WIB
loading...
Jepang Minta Bantuan...
-Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Hayashi Yoshimasa. Foto: Reuters
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Hayashi Yoshimasa minta bantuan Indonesia terkait penculikan warganya oleh Korea Utara. Permintaan itu disampaikan Hayashi Yoshimasa kepada Menlu RI Retno Marsudi, melalui sambungan telepon Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Pembelot Korut Tuntut Kim Jong-un Atas Kasus Penculikan oleh Negara

Dalam kesempatan itu, terdapat beberapa topik pembicaraan mengenai hubungan bilateral kedua negara. Kedua Menlu memastikan pentingnya supremasi hukum, termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS). kedua Menlu juga bertukar pendapat mengenai situasi Korea Utara.

“Memohon pengertian dan kerja sama Indonesia atas masalah penculikan warga Jepang oleh Korea Utara,” ujar Menlu Hayashi, dalam siaran pers Kedutaan Jepang di Indonesia.

Menlu Hayashi mengatakan bahwa Jepang ingin membangun hubungan yang erat dengan Indonesia. Menlu Hayashi juga menyampaikan keinginan untuk mendorong kerja sama dengan Indonesia, termasuk kerja sama di kawasan sekitar Laut Sulu-Sulawesi dan sebagainya.

“Untuk mewujudkan Indo-Pacific yang Bebas dan Terbuka serta ASEAN Outlook on Indo-Pacific,” tandasnya.

Selain itu, Menlu Hayashi juga menyampaikan bahwa Jepang ingin bekerja sama di bidang pengembangan infrastruktur, pembinaan SDM, keamanan maritim, serta penanggulangan COVID-19.

Sementara Menlu Retno mengucapkan selamat atas pelantikan Hayashi sebagai Menlu Jepang yang baru. Retno menyampaikan apresiasi atas kerja sama Jepang selama ini serta mengatakan keinginan untuk mempererat kerja sama demi penguatan hubungan kedua negara.

Baca juga: Pejabat Kemenlu AS Sebut Indonesia Pegang Peran Penting di G20

Dalam perbincangan via telepon itu Retno menjelaskan mengenai perkembangan terkini dan upaya ASEAN ke depan, sehingga kedua Menlu menyepakati kerja sama untuk mengatasi situasi tersebut.

Menlu Retno memastikan akan bekerja secara erat ke depan dalam menangani permasalahan kawasan dan masyarakat internasional.

“Mengingat Indonesia akan menjadi ketua G20 pada tahun depan dan ketua ASEAN pada tahun 2023 yang juga bertepatan dengan tahun peringatan ke-50 hubungan persahabatan antara Jepang dan ASEAN,” katanya.

Dalam kesempatan itu kedua Menlu juga bertukar pendapat mengenai situasi kawasan. “Jepang menentang keras upaya yang dilakukan untuk mengubah status-quo secara sepihak di Laut Tiongkok Timur dan Laut Tiongkok Selatan,” kata Menlu Hayashi.

Selain itu, kedua Menlu bertukar pendapat mengenai situasi Myanmar. “Pentingnya kunjungan Utusan Khusus ASEAN ke Myanmar dalam waktu dekat dan menyampaikan bahwa Jepang terus mendukung secara penuh upaya ASEAN,” ucap Menlu Hayashi.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
3 Oknum Prajurit TNI...
3 Oknum Prajurit TNI Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Divonis 1 hingga 13 Tahun Penjara
Pengamat Militer Ungkap...
Pengamat Militer Ungkap Perlunya Strategi Antipenculikan Presiden Prabowo
Sebut Eksepsi Terdakwa...
Sebut Eksepsi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank Mengada-ada, Oditur Militer Minta Sidang Lanjut ke Pembuktian
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Rekomendasi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Berita Terkini
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved