Dukung Kebijakan PPKM Level 3 Nataru, PB IDI: Untuk Cegah Lonjakan Kasus Covid-19

Selasa, 23 November 2021 - 18:43 WIB
loading...
Dukung Kebijakan PPKM...
PB IDI menilai langkah yang diambil pemerintah dengan melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 pada saat Libur Natal dan Tahun Baru sudah tepat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menilai langkah yang diambil pemerintah dengan melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 pada saat Libur Natal dan Tahun Baru sudah tepat. Kebijakan yang akan berlaku 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 itu tepat untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19.

“Jadi upaya yang dilakukan oleh Satgas Covid (melalui PPKM) baik mulai dari tingkat pusat sampai tingkat daerah, mereka masih melakukan satu upaya-upaya di dalam menjaga lonjakan kasus,” ujar Ketua PB IDI Adib Khumaidi dalam dialog secara virtual, Selasa (23/11/2021). Baca juga: PHRI Minta Penerapan PPKM Level 3 Saat Nataru Tak Kaku

Selain itu, Adib mengatakan bahwa hingga saat ini juga terus melakukan koordinasi dengan daerah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. “Saya masih banyak berkoordinasi dengan teman-teman di daerah dan mereka teman-teman IDI juga masih dilibatkan di dalam satu upaya untuk kesiapan. Walaupun kita sebenarnya tidak berharap ada lonjakan kasus. Tapi yang paling utama sebenarnya bahwa kita harus tetap waspada.”

Adib pun mengatakan semua pihak harus waspada terhadap potensi lonjakan kasus Covid-19. “Siapa yang harus waspada? Yang pertama adalah masyarakat sendiri,” katanya.

Kedua, kata Adib, tentunya dari tenaga medis, tenaga kesehatan juga terus waspada. “Karena kita berupaya nanti tentunya kalaupun ada lonjakan kasus kita tidak melihat dari sisi berapa jumlah positif di dalam satu wilayah saja, tapi yang perlu menjadi penekanan kita adalah berapa jumlah pasien Covid-19 yang dirawat, yang masuk ICU, yang masuk kemudian diisolasi berapa, ini yang harus kita pantau terus. Jadi pendataan itu tidak hanya sekadar bahan pada fokus terkait dengan masalah yang berapa yang positif saja.”

Kemudian, Adib menjelaskan yang paling utama adalah protokol kesehatan harus terus dilaksanakan dengan disiplin terutama di tempat-tempat publik. “Saya kira upaya yang bisa kita lihat, Satgas Covid-19 masih bekerja untuk kemudian dia selalu menyampaikan kepada tempat-tempat publik, tempat wisata karena itu menjadi satu kesiapan yang utama.” Baca juga: Panglima TNI Sebut Polisi Militer Telusuri Wanita Anak Jenderal yang Maki Ibunda Arteria Dahlan

“Jadi kita tetap harus tegas terhadap protokol kesehatan. Artinya sekarang sudah ada aplikasi PeduliLindungi, sekarang kemudian ada kartu vaksin ya. Terus kemudian persyaratan-persyaratan perjalanan. Terus kemudian termasuk yang paling penting di tempat itu tempat wisata benar-benar harus menjaga protokol kesehatan atau menjaga protokol kesehatan dengan baik, memakai masker, dan tetap jaga jarak, menghindari kerumunan,” sambungnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kakorlantas: Kendaraan...
Kakorlantas: Kendaraan Keluar Jakarta Naik 11% di Momen Nataru
Densus 88 Antiteror...
Densus 88 Antiteror Tangkap 7 Teroris Selama Momen Nataru
Tak Perlu Khawatir di...
Tak Perlu Khawatir di Bandara, InJourney Airports Siap Melayani dengan Ketulusan Selama Nataru
Ingat! Ini 8 Titik Perayaan...
Ingat! Ini 8 Titik Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta
Aptrindo Sesalkan Larangan...
Aptrindo Sesalkan Larangan Truk Sumbu Tiga saat Nataru Diperpanjang Jadi 17 Hari
Libur Nataru, BMKG Imbau...
Libur Nataru, BMKG Imbau Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Garuda Indonesia Angkut...
Garuda Indonesia Angkut 1,5 Juta Penumpang Selama Nataru 2026
Rekomendasi
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Dede Sunandar Akui Tak...
Dede Sunandar Akui Tak Ingin Cerai, Tapi Karen Hertatum Tetap Ingin Berpisah
Berita Terkini
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved