Kapolri: SDM Harus Jadi Koki Ciptakan Personel Unggul Sesuai Harapan Masyarakat
Jum'at, 19 November 2021 - 16:44 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Program Presisi Kapolri Dikemas Dalam Lagu, Begini Lirik dan Lagunya
Mantan Kabareskrim ini berharap, Rakorbin SDM Polri ini melahirkan formula yang inovatif sebagai road map demi mewujudkan personel Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman ke depan yang semakin kompleks. Dari segi internal, Sigit menyebut SDM yang unggul akan mampu membuat Polri jauh lebih baik. Sehingga, kepercayaan dari masyarakat terhadap polisi akan terus meningkat kedepannya.
Adanya pengembangan SDM, kata Sigit, hal itu akan menghapuskan stigma di masyarakat soal penanganan kasus yang tebang pilih, etika yang kurang baik, penegakan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas dan terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh oknum.
Di sisi lain, Sigit juga menekankan kepada jajaran SDM Polri untuk terus meningkatkan kesejahteraan terhadap seluruh personel kepolisian di Indonesia. Sebagai salah satu profesi yang memiliki tingkat stres cukup tinggi, Sigit menekankan, soal kesejahteraan harus diperhatikan dengan baik. Menurut Sigit, dengan peningkatan kesejahteraan, hal itu akan membuat jajaran termotivasi untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadi lebih tenang. "Terkait dengan kesejahteraan ini juga ada teori yang menyatakan kalau kualitas kehidupannya jauh lebih baik, maka tingkat stres anggota tentunya akan berkurang dengan terpenuhinya kesejahteraan tersebut." kata Sigit.
Salah satu kesejahteraan yang harus diperhatikan kepada seluruh jajaran kepolisian adalah menyiapkan tempat tinggal yang layak. Sehingga, lanjut Sigit, personel yang baru menjadi polisi tidak perlu memusingkan tempat berlindung. Sigit pun telah memiliki program 100.000 rumah untuk personel kepolisian.
"Bagaimana di kota-kota paling tidak kita bisa bantu buatkan rumah dinas buat mereka. Apakah bentuknya rusun, apakah rumah dinas ataupun bentuk-bentuk lain yang bisa kita kerja samakan. Sehingga anggota kita sejak awal tidak usah pusing hal-hal seperti itu. Di satu sisi tentunya akan mudah, manakala kita butuhkan anggota dalam waktu cepat karena memang rumah dinas disiapkan, asrama, atau rusun disiapkan. Karena pada saat ada panggilan tugas yang sifatnya mendadak bisa hadir dengan lebih cepat," papar Sigit.
Mantan Kabareskrim ini berharap, Rakorbin SDM Polri ini melahirkan formula yang inovatif sebagai road map demi mewujudkan personel Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman ke depan yang semakin kompleks. Dari segi internal, Sigit menyebut SDM yang unggul akan mampu membuat Polri jauh lebih baik. Sehingga, kepercayaan dari masyarakat terhadap polisi akan terus meningkat kedepannya.
Adanya pengembangan SDM, kata Sigit, hal itu akan menghapuskan stigma di masyarakat soal penanganan kasus yang tebang pilih, etika yang kurang baik, penegakan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas dan terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh oknum.
Di sisi lain, Sigit juga menekankan kepada jajaran SDM Polri untuk terus meningkatkan kesejahteraan terhadap seluruh personel kepolisian di Indonesia. Sebagai salah satu profesi yang memiliki tingkat stres cukup tinggi, Sigit menekankan, soal kesejahteraan harus diperhatikan dengan baik. Menurut Sigit, dengan peningkatan kesejahteraan, hal itu akan membuat jajaran termotivasi untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadi lebih tenang. "Terkait dengan kesejahteraan ini juga ada teori yang menyatakan kalau kualitas kehidupannya jauh lebih baik, maka tingkat stres anggota tentunya akan berkurang dengan terpenuhinya kesejahteraan tersebut." kata Sigit.
Salah satu kesejahteraan yang harus diperhatikan kepada seluruh jajaran kepolisian adalah menyiapkan tempat tinggal yang layak. Sehingga, lanjut Sigit, personel yang baru menjadi polisi tidak perlu memusingkan tempat berlindung. Sigit pun telah memiliki program 100.000 rumah untuk personel kepolisian.
"Bagaimana di kota-kota paling tidak kita bisa bantu buatkan rumah dinas buat mereka. Apakah bentuknya rusun, apakah rumah dinas ataupun bentuk-bentuk lain yang bisa kita kerja samakan. Sehingga anggota kita sejak awal tidak usah pusing hal-hal seperti itu. Di satu sisi tentunya akan mudah, manakala kita butuhkan anggota dalam waktu cepat karena memang rumah dinas disiapkan, asrama, atau rusun disiapkan. Karena pada saat ada panggilan tugas yang sifatnya mendadak bisa hadir dengan lebih cepat," papar Sigit.
Lihat Juga :