Mega, Prabowo, dan Puan Bertemu di Istana, Pengamat: Posisi PDIP Butuh Gerindra
Kamis, 18 November 2021 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
"Pak Prabowo diajak berdiskusi dengan 3 petinggi PDIP secara langsung, sementara dari Gerindra ada Pak Prabowo. Saya kira akan begini terus ke depannya, selama capres atau cawapres dari PDIP tidak bersifat opsional. Mendesain satu calon tunggal itu mengakibatkan PDIP mengunci diri sendiri," lanjut Ray.
Dia menerangkan akan sulit bagi PDIP untuk menjadi luwes dan berdialog dengan banyak parpol lain. Karena pintu yang paling dekat dan terlihat lebih besar peluangnya adalah Gerindra, maka PDIP dengan terbuka memperlihatkan hubungan yang terlihat mesra itu.
"Tapi, cerita ini masih sulit ditebak. Segala sesuatunya dapat berubah, khususnya di internal Gerindra. Pendekatan PDIP ke Gerindra yang terlihat elitis dan struktural bisa menemukan batu sandungan di internal Gerindra." Baca juga: Puan Pamer Foto Bareng Megawati dan Prabowo, Sinyal Duet di 2024?
"Belum tentu seluruh kader Gerindra setuju Prabowo dengan PDIP. Jadi masih lama kisah ini akan berlangsung. Sepanjang itu pulalah cerita 'pepet' dan tempel ini akan berlangsung," pungkas Ray.
Dia menerangkan akan sulit bagi PDIP untuk menjadi luwes dan berdialog dengan banyak parpol lain. Karena pintu yang paling dekat dan terlihat lebih besar peluangnya adalah Gerindra, maka PDIP dengan terbuka memperlihatkan hubungan yang terlihat mesra itu.
"Tapi, cerita ini masih sulit ditebak. Segala sesuatunya dapat berubah, khususnya di internal Gerindra. Pendekatan PDIP ke Gerindra yang terlihat elitis dan struktural bisa menemukan batu sandungan di internal Gerindra." Baca juga: Puan Pamer Foto Bareng Megawati dan Prabowo, Sinyal Duet di 2024?
"Belum tentu seluruh kader Gerindra setuju Prabowo dengan PDIP. Jadi masih lama kisah ini akan berlangsung. Sepanjang itu pulalah cerita 'pepet' dan tempel ini akan berlangsung," pungkas Ray.
(kri)
Lihat Juga :