Kesaksian Hendropriyono: Intelijen Barat Enggak Ada Kelebihannya
Kamis, 18 November 2021 - 10:53 WIB
loading...
A
A
A
"Ternyata orang yang dianggap gila itu pangkatnya kapten. Dia merebut lapangan terbang itu dalam waktu cuma waktu 1 jam. Jadi begitu datang (tentara Jepang) direbut semua, Belanda nyerah karena dianggap gila," ujarnya.
Baca juga: Diaz Unggah Foto Lawas Andika Bareng Hendropriyono: Hati-hati di Jalan
Sedangkan metode terbuka adalah cara seorang intel mencari informasi secara terang-terangan seperti halnya para duta besar (Dubes) di sebuah negara. Duta besar itu diperlukan di tiap negara, untuk mencari informasi dari negara yang dia sambangi untuk kepentingan negaranya.Informasi tersebut tidak hanya untuk keperluan militer tapi bisa juga ekonomi negaranya.
"Setiap diplomat-diplomat itu intelijen karena negara berkompetisi dengan satu sama lain. Yang penting itu national interest-nya apa. Jadi setiap negara butuh intelijen seperti pancaindra," kata Hendro.
Baca juga: Diaz Unggah Foto Lawas Andika Bareng Hendropriyono: Hati-hati di Jalan
Sedangkan metode terbuka adalah cara seorang intel mencari informasi secara terang-terangan seperti halnya para duta besar (Dubes) di sebuah negara. Duta besar itu diperlukan di tiap negara, untuk mencari informasi dari negara yang dia sambangi untuk kepentingan negaranya.Informasi tersebut tidak hanya untuk keperluan militer tapi bisa juga ekonomi negaranya.
"Setiap diplomat-diplomat itu intelijen karena negara berkompetisi dengan satu sama lain. Yang penting itu national interest-nya apa. Jadi setiap negara butuh intelijen seperti pancaindra," kata Hendro.
(abd)
Lihat Juga :