32 Hektar Lahan TNI AL di Kelapa Gading Dicaplok Mafia Tanah

Jum'at, 12 November 2021 - 01:00 WIB
loading...
32 Hektar Lahan TNI...
32 hektar lahan milik TNI AL di Kelapa Gading, Jakarta Utara dicaplok mafia tanah. Foto : Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - TNI Angkatan Laut (AL) turut menjadi korban dari ganasnya mafia tanah. Tanah seluas 32 hektare di Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara milik matra laut itu diklaim oleh sejumlah pihak.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Laksda TNI Nazali Lempo menjelaskan, masalah klaim sepihak sudah terjadi sejak Tahun 1996. Tak tanggung-tanggung, TNI AL kemudian harus menghadapi gugatan dari tujuh pihak.

Menurut Nazali enam di antaranya kalah, dan tersisa hanya satu pihak saja. ”Jadi, kami tinggal satu menghadapi (penggugat) Soemardjo. Dulu Soemardjo ini kalah, tapi pas perjalanan waktu, tahu-tahunya ia bisa menang,” kata Nazali, Kamis (11/11/2021).
Baca juga : Jelang Pensiun, Panglima Hadi Tjahjanto Titip Pesan Khusus ke Perwira TNI AL

Nazali mengungkap kejanggalan akan kasus itu, ternyata Soemardjo menggunakan dokumen palsu guna mengklaim lahan tersebut. Hal itu pun dibuktikan melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh Labkrim Puslabfor Bareskrim Polri.

”Setelah dicek, kok ada gross akte dua. Kami laporkan ke Bareskrim, setelah diselidiki Puslabfor Mabes Polri ternyata yang punya TNI AL itu identik. Jadi, bahasa hukumnya punya kami tuh asli, punya dia tidak identik, tidak asli,” ucapnya.
Baca juga : Hadapi US Navy, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Laut Jawa

Selepas dinyatakan menang, Soemardjo mau melakukan eksekusi lahan tersebut namun gagal. Dia menegaskan gagalnya eksekusi bukan karena TNI AL melawan dengan cara kekerasan. Pasalnya, eksekusi tak bisa dilakukan lantaran di dalam dokumen tertulis jelas tanah tersebut milik negara.

Nazali memastikan,ada aturan yang menyebut jika tanah yang terdaftar sebagai aset negara tidak boleh berpindahtangan ke pihak manapun. ”Masa pada era seperti ini, markas TNI AL bisa kalah sama oknum, yang benar saja, hukumnya di mana? Prajurit tidak bakal terima karena kami punya dokumen lengkap,” ungkapnya.

Tak lama dari kasus itu, Soemardjo meninggal dunia. Kendati demikian, sengketa tidak berhenti sampai disitu lantaran diteruskan atas nama Muhammad Fuad. Lebih jauh dipaparkan Nazali, orang yang bernama Fuad itu mengaku membeli tanah dari Soemardjo. Fuad, sambung Nazali juga mencaplok tanah milik warga bernama Yudi Astono seluas 8,5 hektare.

”Diteruskan oleh Fuad. Fuad ini berperkara dengan Yudi, ngakunya dia kuasa hukumnya(Soemardjo). Tetapi, ditempat kami, Fuad ini mengaku membeli dari Pak Soemardjo,” jelasnya. Hingga kini, perkara antara Fuad dan Yudi sampai saat masih berjalan.

Fuad pun akan segera menjalani sidang tuntutan atas penggunaan dokumen palsu mengklaim tanah Yudi. ”Sudah dinyatakan palsu oleh Bareskrim. Jadi, saya gak habis pikir, dokumen palsu bisa mengalahkan dokumen yang asli,” pungkasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved