Produk Tembakau Alternatif Dinilai Dapat Tekan Risiko Kesehatan Mulut dan Gusi

Minggu, 07 November 2021 - 16:47 WIB
loading...
Produk Tembakau Alternatif...
Pekerja menyelesaikan produksi Liquid Vape di Laboratorium Indonesia Dream Juice (IDJ) di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (04/3/2021). Vape termasuk merupakan produk tembakau alternatif. FOTO/DOK.SINDOnews/ALI MASDUKI
A A A
JAKARTA - Akademisi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat, Amaliya mengatakan, masalah kesehatan gigi dan mulut bisa dicegah dengan beberapa cara. Antara lain menjaga kesehatan gigi dan mulut, melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi, dan berhenti merokok.

Bagi para perokok yang masih belum bisa berhenti, kata Amaliya, dapat beralih ke produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, dan snus. Produk ini diketahui mempunyai potensi lebih rendah risiko terhadap kesehatan gigi dan mulut.

"Pada produk tersebut tidak ada pembakaran. Pembakaran menyebabkan terbentuknya TAR dan zat lain yang bersifat toksik," kata Amaliya dalam keterangan tertulisnya dikutip, Minggu (7/11/2021).

Baca juga: Produk Tembakau Alternatif Bisa Dimanfaatkan untuk Tekan Prevalensi Merokok

Dengan beralih ke produk ini, lanjutnya, perokok bisa mencegah terjadinya risiko pewarnaan gigi yang disebabkan oleh TAR, berpotensi memperbaiki sistem pertahanan gusi serta berpotensi mengurangi dampak risiko kanker rongga mulut.

Efektivitas produk tembakau alternatif dalam membantu menjaga kesehatan gusi pun telah dibuktikan oleh Amaliya lewat penelitiannya terkait respons gingiva pada vapers. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa konsumsi rokok dapat menghambat terbentuknya reaksi peradangan gusi ketika terjadi serangan bakteri akibat kondisi mulut yang tidak higienis pada perokok. Padahal, terjadinya peradangan ini sangat penting sebagai penanda kondisi mulut yang sedang tidak sehat agar bisa ditangani secepatnya untuk menghindari potensi kondisi yang lebih buruk.

Tak berhenti di sana, Amaliya bersama Unpad terus aktif berkontribusi dalam melakukan penelitian terkait kesehatan gusi dan rongga mulut, serta sejumlah alternatif yang bisa dimanfaatkan bagi mereka yang rentan risiko seperti perokok.

"UNPAD telah aktif meneliti dan bekerja sama dengan institusi dan akademisi baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Penelitian yang telah dilakukan (seperti) tahap laboratorium, survei, penelitian klinis dan review sistematik mengenai efektivitas dan keamanan produk tembakau alternatif," katanya.

Baca juga: Dampak Rokok vs Produk Tembakau Alternatif pada Kemampuan Penglihatan, Ini Bedanya

Selain penelitian, baru-baru ini, Unpad juga mengadakan seminar yang membahas terkait kesehatan gigi dari berbagai aspek. Salah satunya sesi yang membahas terkait produk tembakau alternatif berjudul 'E-cigarette: Science That Clears The Smoke' oleh Chairman Commission on Dental Education (Asia Pacific Denta; Federation) Arleen Reyes.

Sama seperti Amaliya, Arleen menyampaikan ada banyak isu kesehatan mulut yang timbul akibat konsumsi rokok seperti perubahan warna gigi, gingivitis, periodontitis, aroma napas tidak sedap, hingga kanker mulut. Isu kesehatan gusi dan mulut ini disebabkan oleh ribuan bahan kimia berbahaya yang dilepaskan dan terbentuk akibat pembakaran dalam proses konsumsi rokok.

Hal berbeda ditemukan pada tembakau alternatif yang mengedepankan proses pemanasan dan bukan pembakaran sehingga produksi bahan kimia berbahayanya secara signifikan berkurang.

"Bukti yang ada saat ini terkait efek produk bebas asap terhadap kesehatan menunjukkan bahwa beralih ke produk bebas asap berpotensi mengurangi efek buruk konsumsi rokok terhadap kesehatan mulut pada perokok," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
DPR: Penambahan Layer...
DPR: Penambahan Layer Baru Cukai Rokok Buka Celah Penyalahgunaan dan Moral Hazard
Produk Tembakau Alternatif,...
Produk Tembakau Alternatif, Guru Besar Unpad: Bukan Pintu Masuk bagi Non-Perokok
Indonesia Perlu Tiru...
Indonesia Perlu Tiru Inggris Manfaatkan Produk Tembakau Alternatif
GEBRAK Perkuat Edukasi...
GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Tembakau Alternatif...
Tembakau Alternatif Bantu Beralih dari Kebiasaan Merokok
Lulus Program Stanford,...
Lulus Program Stanford, eDental Siap Beri Layanan Terbaik dan Berkualitas
Rekomendasi
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Berita Terkini
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved