Panglima TNI dan Kapolri Genjot Vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara
Rabu, 03 November 2021 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Panglima TNI berharap kepada Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Persatuan Gereja Indonesia (PGI), para Bupati dan Kadinkes di wilayah Sumatera Utara untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait pentingnya Vaksinasi dalam menekan kasus Covid-19. “Kita harus mengupayakan pemerataan optimalisasi pencapaian vaksinasi. Tanpa adanya capaian vaksinasi yang merata, maka upaya menekan pandemi akan berjalan lebih sulit,” ungkapnya.
Baca juga: Satgas Covid-19: Tempat Wisata Dibuka Terbatas pada Periode Nataru
“Vaksin adalah salah satu upaya yang saat ini harus lebih kita optimalkan dalam menekan pandemi. Vaksin perlu mendapat perhatian karena sampai saat ini saya melihat masih ada masyarakat yang belum percaya vaksin dan masih ada masyarakat yang takut untuk divaksin,” tuturnya.
Selain melaksanakan vaksinasi secara merata, Panglima TNI menyampaikan pilihan terbaik dalam menekan laju Covid-19 saat ini adalah mengambil langkah pencegahan dan antisipasi, agar tidak terjadi lagi lonjakan seperti yang lalu. “Lonjakan kasus akan menyulitkan fasilitas kesehatan yang ada, memberi beban berat kepada tenaga kesehatan, menyulitkan ekonomi karena adanya pembatasan serta menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” katanya.
Usai melaksanakan rapat dengan jajaran Forkopimda sewilayah Sumatera Utara, Panglima TNI meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi massal yang dipusatkan di Lapangan Benteng kota Medan. Pelaksanakan serbuan vaksinasi massal dilakukan secara serentak di seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara dengan sasaran para lansia, remaja, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum, dengan target vaksinasi sebanyak 10.000 dosis vaksin.
Baca juga: Satgas Covid-19: Tempat Wisata Dibuka Terbatas pada Periode Nataru
“Vaksin adalah salah satu upaya yang saat ini harus lebih kita optimalkan dalam menekan pandemi. Vaksin perlu mendapat perhatian karena sampai saat ini saya melihat masih ada masyarakat yang belum percaya vaksin dan masih ada masyarakat yang takut untuk divaksin,” tuturnya.
Selain melaksanakan vaksinasi secara merata, Panglima TNI menyampaikan pilihan terbaik dalam menekan laju Covid-19 saat ini adalah mengambil langkah pencegahan dan antisipasi, agar tidak terjadi lagi lonjakan seperti yang lalu. “Lonjakan kasus akan menyulitkan fasilitas kesehatan yang ada, memberi beban berat kepada tenaga kesehatan, menyulitkan ekonomi karena adanya pembatasan serta menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” katanya.
Usai melaksanakan rapat dengan jajaran Forkopimda sewilayah Sumatera Utara, Panglima TNI meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi massal yang dipusatkan di Lapangan Benteng kota Medan. Pelaksanakan serbuan vaksinasi massal dilakukan secara serentak di seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara dengan sasaran para lansia, remaja, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum, dengan target vaksinasi sebanyak 10.000 dosis vaksin.
(cip)
Lihat Juga :