Kementerian PPPA Sebut Kasus Ekploitasi dan Perdagangan Anak Meningkat di 2021

Selasa, 02 November 2021 - 16:24 WIB
loading...
Kementerian PPPA Sebut...
Kementerian PPPA melaporkan kasus kekerasan anak berupa eksploitasi dan perdagangan meningkat di 2021. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melaporkan kasus kekerasan anak berupa eksploitasi dan perdagangan meningkat di 2021.

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perempuan Dan Anak (Simfoni PPA), memperlihatkan untuk eksploitasi meningkat 165 dari 133 korban dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sebanyak 256 dari 213 korban pada tahun sebelumnya.

"Untuk kasus eksploitasi anak dan korban perdagangan anak itu angkanya lebih tinggi. Naiknya kelihatan signifikan daripada kekerasan lainnya," kata Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Nahar saat ditemui MPI di Jakarta, Selasa (2/11/2021). Baca juga: Kekerasan Seksual Anak di Tangsel Tinggi, Pelaku Umumnya Orang Terdekat

Nahar menyebut, angka kekerasan khusus eksploitasi dan perdagangan anak saat pandemi cukup tinggi. Hal ini dikarenakan minimnya pelaporan kasus kekerasan di masa pandemi. "Laporan yang masih banyak ini kalau kami melihatnya dari sisi kesadaran pelapor yang tetap mau melaporkan. Justru yang kami khawatirkan ketika angkanya tidak stabil di masa pandemi ini menghambat orang mau melapor,"ucapnya.

Walaupun kasus eksploitasi dan perdagangan anak meningkat. Namun untuk jumlah kasus kekerasan terhadap anak secara keseluruhan pada 2020 hingga 2021 mengalami penurunan dari 11.278 anak menjadi 9.428 anak. Baca juga: Hidayat Nur Wahid Minta PP Kebiri Predator Anak Dilaksanakan dengan Benar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Komisi XIII DPR Dorong...
Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Koordinasi Penanganan TPPO
Modus TPPO Semakin Kompleks,...
Modus TPPO Semakin Kompleks, Pengawasan Internal Harus Diperkuat dan Transparan
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
TIDAR Desak Pembenahan...
TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Buntut Kekerasan Anak di Little Aresha Yogyakarta
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
PNM-Kementerian PPPA...
PNM-Kementerian PPPA Berdayakan Perempuan melalui Pendampingan Usaha di NTT
Kasus Kekerasan Anak...
Kasus Kekerasan Anak di Yogya, Menteri PPPA Beberkan 44% Daycare Belum Punya Izin
Rekomendasi
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved