Profil Diah Nurwitasari, Anggota DPR PKS Pengganti Adang Sudrajat
Selasa, 02 November 2021 - 14:55 WIB
loading...
Diah Nurwitasari telah dilantik sebagai anggota pengganti antarwaktu (PAW) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Diah Nurwitasari telah dilantik sebagai anggota DPR pengganti antarwaktu (PAW) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia dilantik untuk menggantikan Adang Sudrajat yang meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Edelweis Bandung, Jawa Barat, Minggu 4 Juli 2021 setelah terpapar Covid-19 .
Diah dilantik dalam sidang paripurna pembukaan masa sidang II 2021-2022 pada Senin (1/11/2021) siang. Diah menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat II yang meliputi Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.
Wanita yang akrab disapa Teh Diah ini kelahiran Bandung 24 Oktober 1967. Dia anak pertama dari dua bersaudara pasangan Nuriata dan Siti Djubaedah. Pendidikannya dari SDN Merdeka 5 Bandung (1973-1979), SMPN 1 Bandung (1979-1982), dan SMAN 3 Bandung (1982-1985).
Baca juga: Lima Anggota DPR Penggantian Antarwaktu Akan Dilantik, Ini Nama-namanya
Selanjutnya, istri dari Abdul Wijaya Hadi ini sempat kuliah di Fakultas Kedokteran Umum Universitas Padjadjaran (1985-1986). Akan tetapi, tidak dilanjutkan karena lolos seleksi beasiswa PT IPTN atau PT Dirgantara Indonesia sebagai Program B.J. Habibie
Diah dilantik dalam sidang paripurna pembukaan masa sidang II 2021-2022 pada Senin (1/11/2021) siang. Diah menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat II yang meliputi Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.
Wanita yang akrab disapa Teh Diah ini kelahiran Bandung 24 Oktober 1967. Dia anak pertama dari dua bersaudara pasangan Nuriata dan Siti Djubaedah. Pendidikannya dari SDN Merdeka 5 Bandung (1973-1979), SMPN 1 Bandung (1979-1982), dan SMAN 3 Bandung (1982-1985).
Baca juga: Lima Anggota DPR Penggantian Antarwaktu Akan Dilantik, Ini Nama-namanya
Selanjutnya, istri dari Abdul Wijaya Hadi ini sempat kuliah di Fakultas Kedokteran Umum Universitas Padjadjaran (1985-1986). Akan tetapi, tidak dilanjutkan karena lolos seleksi beasiswa PT IPTN atau PT Dirgantara Indonesia sebagai Program B.J. Habibie
Lihat Juga :