Geledah Rumah Pribadi Bupati Muba, KPK Amankan Uang dan Sejumlah Dokumen

Senin, 25 Oktober 2021 - 10:34 WIB
Geledah Rumah Pribadi Bupati Muba, KPK Amankan Uang dan Sejumlah Dokumen
KPK menggeledah rumah pribadi Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) terkait kasus dugaan suap terkait pengadaan proyek infrastruktur. Foto/Sutikno/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) melakukan penggeledahan di rumah pribadi Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) terkait kasus dugaan suap terkait pengadaan proyek infrastruktur.

Baca juga: Dodi Reza Alex Di-OTT KPK, Gubernur Sumsel Setujui Beni Plt Bupati Muba

"Tim Penyidik Sabtu (23/10/2021) telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di tempat kediaman pribadi tersangka DRA yang beralamat di Jalan Merdeka, Talang Semut Bukit Kecil, Palembang," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin Ditahan KPK Kasus Dugaan Suap

Selain menggeledah rumah pribadi Dodi, tim penyidik juga menggeledah sebuah Bangunan yang beralamat di Jalan Talang Kerangga, 30 Ilir, Bukit Kecil, 30 Ilir, Kec Ilir Barat II, Palembang.

"Dari 2 lokasi dimaksud, Tim Penyidik menemukan dan mengamankan bukti, antara lain berupa berbagai dokumen dan sejumlah uang yang diduga terkait dengan perkara," jelasnya.



Sebelumnya, Jumat (22/10/2021), Tim Penyidik juga telah selesai melakukan upaya paksa penggeledahan di 5 wilayah berbeda di Kota Palembang. Sumsel yaitu rumah kediaman dari para pihak yang terkait dengan perkara dimana ditemukan serta diamankan bukti, antara lain berupa berbagai dokumen dan alat elektronik yang masih diduga ada kaitannya dengan perkara.

"Seluruh bukti akan segera dilakukan analisa lebih lanjut untuk memastikan keterkaitannya dengan perkara dimaksud dan kemudian segera dilakukan penyitaan untuk melengkapi berkas perkara Tersangka DRA dkk," ungkap Ali.

Diketahui, KPK telah menetapkan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan proyek infrastruktur di daerahnya. Putra kandung mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin tersebut ditetapkan bersama tiga orang lainnya.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2700 seconds (11.210#12.26)