Pidato HUT Golkar, Airlangga: Golkar Bertekad Bawa RI 7 Besar Ekonomi Dunia

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 22:47 WIB
loading...
Pidato HUT Golkar, Airlangga:...
Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bertekas, Golkar ingin membawa Indonesia menjadi negara dengan pendapatan tinggi (high income). Foto/Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengakui, partainya memiliki visi yang jelas soal kesejahteraan rakyat. Hal itu dikatakan Airlangga dalam pidato politiknya saat puncak perayaan HUT ke-57 Partai Golkar.

Baca juga: Airlangga Sebut Golkar Konsisten dan Komitmen Kawal Pemerintahan Jokowi hingga 2024

Airlangga menegaskan, salah satu visi partai berlambang pohon beringin adalah mengeluarkan masyarakat Indonesia dari jebakan kelas menengah (middle income trap).

Baca juga: Koperasi Modern Harus Tumbuh, Menko Airlangga: Ada Peluang Emas USD44 Miliar

"Kita ingin keluar dari jebakan kelas menengah dengan pendapatan di atas 12.500 dolar AS per kapita pada 2036," kata Airlangga dalam Pidato dalam Perayaan HUT ke-57 Partai Golkar, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (23/10/2021).

Airlangga bertekad, Golkar ingin membawa Indonesia menjadi negara dengan pendapatan tinggi (high income) dan menjadi kelompok tujuh negara yang memiliki ekonomi terbesar di dunia.

Menurut Airlangga, visi kemajuan bangsa seperti itulah yang dicita-citakan Partai Golkar. "Visi kesejahteraan yang dicita-citakan Golkar, salah satu indikatornya adalah semakin tinggi pendapatan masyarakat kita, sehingga kita sejajar dengan negara-negara maju dunia," tegas Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini mengajak seluruh kader Golkar bersatu agar bisa mewujudkan visi kesejahteraan yang dicita-citakan partai.

Visi kesejahteraan Golkar ini, kata Airlangga, sesuai dengan amanat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. "Kita harus optimistis bahwa kita dapat meraih cita-cita tersebut," ujar Airlangga.

Selanjutnya, Ketum Golkar Airlangga menegaskan mendukung pemerintahan hingga 2024. Airlangga juga menjanjikan bakal melanjutkan yang telah dikerjakan pemerintahan Presiden Jokowi setelah 2024 mendatang.

Airlangga menilai, fondasi pembangunan yang kuat sudah diberikan Jokowi, terutama capaian keberhasilan dalam pembangunan infrastruktur yang bisa mendorong kemajuan ekonomi berkeadilan dan merata di seluruh Indonesia.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menuturkan belajar dari pandemi yang berlangsung di Indonesia sejak tahun lalu, membuat visi kesejahteraan Indonesia juga harus serius terhadap aspek kesehatan.

Menurut Ketum Golkar, Indonesia harus membangun sistem dan fasilitas kesehatan publik di sektor hulu yang mengedepankan aspek pencegahan, terutama menyangkut gizi, penyehatan lingkungan, hingga perilaku sehat.

"Pada aspek penanganan kesehatan, membangun sistem dan fasilitas kesehatan di sektor hilir, termasuk produksi vaksin dalam negeri," tegasnya.

Selain itu, Golkar menyarankan agar pemerintah memiliki sistem ketahanan pangan, energi, dan air sebagai kebutuhan fundamental bangsa.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Golkar Sebut Pemilu...
Golkar Sebut Pemilu 2029 Bisa Gunakan Sistem e-Voting asal Prasyarat Ini Dipenuhi
Dorongan Daerah Menguat,...
Dorongan Daerah Menguat, La Ode Jadi Calon Pertama yang Daftar Caketum Kosgoro 1957
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved