Ketua Umum FKDT Sebut Kredibilitas Gus Yahya Teruji untuk Pimpin PBNU

Selasa, 19 Oktober 2021 - 16:26 WIB
loading...
Ketua Umum FKDT Sebut...
Ketua Umum FKDT Lukman Khakim mengapresiasi majunya KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dalam bursa pencalonan ketua umum PBNU. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Lukman Khakim mengapresiasi majunya KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dalam bursa pencalonan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ). Lukman menilai, pilihan Gus Yahya adalah tepat dalam kerangka meneruskan regenerasi yang lebih optimal bagi NU ke depan.

Menurut Lukman, Gus Yahya memiliki sederet modal kuat untuk memimpin organisasi keagamaan Islam terbesar di dunia tersebut. Modal itu antara lain bisa diukur dari integritas dan kiprah aktifnya dalam membesarkan NU selama ini.

"Gus Yahya adalah orang pesantren dan madrasah yang tidak diragukan lagi komitmennya terhadap kemajuan pendidikan bangsa ini. Toh begitu, beliau juga mampu menembus batas dunia di luar pesantren, bahkan hingga level global," kata Lukman di Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Pengurus NU se-Aceh Dukung KH Said Aqil Siradj Kembali Pimpin PBNU

Perhatian besar Gus Yahya terhadap pendidikan ini mutlak diperlukan pemimpin NU mendatang sebagai upaya membekali generasi bangsa dengan ilmu pengetahuan serta teknologi yang memadai. Strategi pengkaderan dan program pemberdayaan yang selama ini dijalankan Gus Yahya juga segaris dengan visi serta misi FKDT.

"Kami melihat Gus Yahya adalah sosok berkualitas yang sangat potensial NU ke depan. Kredibilitasnya sudah teruji. Apalagi komitmen beliau untuk tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan politik praktis semakin menegaskan totalitasnya menjaga marwah NU," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Rekomendasi
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved