Waspadai Eksodus Orang dari Kota Sebelum Pemberlakuan Pelarangan Mudik
Rabu, 22 April 2020 - 08:36 WIB
loading...
Pemerintah perlu mewaspadai adanya eksodus orang dari kota besar sebelum penerapan pelarangan mudik pada 24 April nanti. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah perlu mewaspadai adanya eksodus orang dari kota besar sebelum penerapan pelarangan mudik pada 24 April nanti. Daerah tujuan pemudik paling banyak tersebar di Provinsi Jawa Tengah.
Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijawarno mengatakan pergerakan orang dalam jumlah besar itu bisa menggunakan angkutan umum atau sewa berpelat hitam. Mereka akan memanfaatkan belum adanya aturan batasan jumlah penumpang bagi kendaraan yang keluar wilayah Jabodetabek.
“Larangan itu dapat diterapkan mulai sekarang pada semua kendaraan keluar Jabodetabek, kecuali kendaraan logistik dan kendaraan tertentu yang diijinkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (22/04/2020).
Berdasarkan data Balitbang Kementerian Perhubungan (Kemenhub), ada lima daerah yang akan diserbu pemudik. Daerah-daerah itu, antara lain, Kabupaten Brebes diperkirakan berjumlah 76.016 orang, Banyuwas 73.468, Pemalang 58.517, Tegal 48.826, dan Wonogiri 43.100 orang.
Djoko menuturkan pelarangan mudik itu tidak hanya dari Jakarta ke daerah lain. Akan tetapi harus diberlakukan di seluruh Indonesia. Harus diakui pemudik terbesar berada di Jakarta dan zona merah pandemi COVID-19.
Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijawarno mengatakan pergerakan orang dalam jumlah besar itu bisa menggunakan angkutan umum atau sewa berpelat hitam. Mereka akan memanfaatkan belum adanya aturan batasan jumlah penumpang bagi kendaraan yang keluar wilayah Jabodetabek.
“Larangan itu dapat diterapkan mulai sekarang pada semua kendaraan keluar Jabodetabek, kecuali kendaraan logistik dan kendaraan tertentu yang diijinkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (22/04/2020).
Berdasarkan data Balitbang Kementerian Perhubungan (Kemenhub), ada lima daerah yang akan diserbu pemudik. Daerah-daerah itu, antara lain, Kabupaten Brebes diperkirakan berjumlah 76.016 orang, Banyuwas 73.468, Pemalang 58.517, Tegal 48.826, dan Wonogiri 43.100 orang.
Djoko menuturkan pelarangan mudik itu tidak hanya dari Jakarta ke daerah lain. Akan tetapi harus diberlakukan di seluruh Indonesia. Harus diakui pemudik terbesar berada di Jakarta dan zona merah pandemi COVID-19.
Lihat Juga :