Cak Harun Si Raja OTT Fokus Urus Pesantren Usai Dipecat KPK

Selasa, 12 Oktober 2021 - 18:06 WIB
loading...
Cak Harun Si Raja OTT...
Mantan Penyelidik Utama KPK Harun Al-Rasyid, atau yang karib disapa Cak Harun, kini sibuk mengurus pesantren yang didirikannya di daerah Tanah Sareal, Bogor. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Mantan Penyelidik Utama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al-Rasyid, atau yang karib disapa Cak Harun, kini sibuk mengurus pesantren yang didirikannya di daerah Tanah Sareal, Bogor. Cak Harun yang sering dijuluki 'Raja OTT' merupakan satu dari 57 pegawai KPK yang dipecat karena tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Demikian hal tersebut diceritakan rekan Cak Harun yang juga mantan Penyelidik KPK Aulia Postiera melalui akun Twitter pribadinya @paijodirajo. Aulia Postiera juga merupakan satu dari 57 pegawai KPK yang dipecat karena dianggap tidak memenuhi syarat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Baca juga: Dipecat KPK, Heryanto Isi Waktu Renovasi Rumah Orang Tua Agar Tidak Ngontrak

"Harun Al Rasyid nama lengkapnya. Mantan Penyelidik Utama KPK (Kasatgas). Seorang Doktor Hukum dan salah seorang pegawai KPK angkatan pertama," demikian cuitan Aulia Postiera yang dikutip pada Selasa (12/10/2021).

"Sementara ini mengisi hari-harinya dengan mengelola pesantren dan barang dagangannya untuk didistribusikan dan dijual ke warung-warung," imbuhnya.

Aulia menceritakan Cak Harun lahir dan besar di lingkungan Pesantren Nahdlatul Ulama (NU) daerah Madura. Karenanya, Cak Harun memilih mendirikan sebuah pesantren yang beralamat lengkap di Perum Bukit Kayumanis Blok O Nomor 2, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Bupati Muara Enim Edison...
Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Rekomendasi
Tak Lupa Masa Lalu,...
Tak Lupa Masa Lalu, RM BTS Beri Hadiah Pernikahan Rp120 Juta untuk Sleepy
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Berita Terkini
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Bupati Muara Enim Edison...
Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved