Meski Ada AHY, Demokrat Tetap Buka Ruang Kandidat Lain di Pilpres 2024

Minggu, 10 Oktober 2021 - 18:23 WIB
loading...
Meski Ada AHY, Demokrat...
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebutkan bagi Demokrat , membicarakan Pilpres tahun 2024 saat ini dirasa kurang pas. Pandemi sepertinya sudah melandai, kata Herzaky, tapi krisis ekonomi masih belum berlalu.

Baca juga: Demokrat Pimpinan AHY Instruksikan Kader Awasi Penggunaan Atribut Ilegal

"Kita tidak boleh lengah melihat tren kasus positif dan meninggal akibat pandemi Covid-19. Dan, kita pun tidak boleh abai, masih ada permasalahan serius di bidang ekonomi di negeri ini. Kemiskinan meningkat, pengangguran meluas, sejak 2020," ujar Herzaky dalam keterangan tertulis, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Tengah Digoyang, Demokrat Bersyukur Popularitas Partai dan AHY Meningkat

Menurut Herzaky, hanya rakyat sepertinya sudah tidak sabar ingin ada perubahan. Karena itu, wajar bermunculan aspirasi di sana-sini, yang membicarakan berbagai nama putra-putri terbaik bangsa, yang digadang-gadang sebagai calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024.

Herzaky mengatakan, banyak nama yang bermunculan, termasuk nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai satu-satunya tokoh nasional nonpejabat publik yang bertengger di papan atas capres di survei SMRC dan berbagai survei lainnya dalam setahun terakhir ini.

Lalu Herzaky melanjutkan, ada nama-nama deretan pejabat publik baik menteri maupun gubernur, tentu patut diapresiasi positif. Karena menunjukkan, bangsa ini tidak kekurangan stok pemimpin nasional.

"Namun, yang lebih penting bagi Demokrat adalah ruang kontestasi yang terbuka untuk putra-putri terbaik bangsa. Bukan malah mempersempit ruang kontestasi dan memaksakan rakyat dihadapkan kembali pada dua calon saja. Seakan-akan bangsa ini kekurangan calon pemimpin nasional," kata Herzaky.

Menurut Herzaky, polarisasi yang mengental akibat hanya dua capres di 2014 dan 2019, masih menyisakan luka mendalam di tengah masyarakat.

Mungkin menurutnya, elite dengan mudahnya berdamai, bersalaman dan tertawa bersama, tapi di akar rumput luka akibat polarisasi ini terlanjut tertoreh. Ia berujar pengalaman pahit dua pilpres terakhir ini tentu jangan sampai kita ulang kembali di Pilpres 2024.

"Biarkanlah setiap putra-putri terbaik bangsa saat ini, menunjukkan kinerja dan pengabdiannya untuk rakyat. Baik melalui jabatannya sebagai pejabat publik, maupun untuk yang mengabdi melalui jalur pimpinan partai politik seperti Ketum AHY. Rakyat yang akan menilai, mana yang sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat, dan mana yang mengejar efek elektabilitas serta kepentingan kelompoknya saja," ujar Herzaky.

"Janganlah menghambat, atau memotong-motong gerak putra-putri terbaik bangsa ini dalam menunjukkan kinerja terbaiknya. Karena ada pihak-pihak yang tak siap menghadapi kontestasi terbuka dengan banyak putra-putri terbaik bangsa," imbuhnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Berita Terkini
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Infografis
MK Panggil 4 Menteri...
MK Panggil 4 Menteri di Sidang Sengketa Pilpres 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved