Belajar dari 2019, Waktu Pencoblosan Pemilu 2024 Dinilai Tak Realistis

Minggu, 10 Oktober 2021 - 14:29 WIB
loading...
Belajar dari 2019, Waktu...
Wakil Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim memilih opsi penyelenggaraan Pemilu 2024 pada 21 Februari 2024 dibandingkan pada 15 Mei 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim memilih opsi penyelenggaraan Pemilu 2024 pada 21 Februari 2024 dibandingkan pada 15 Mei 2024.

Baca juga: Bidik Generasi Muda, Partai Ummat Pede Targetkan 5 Besar Pemilu 2024

"Memaksakan coblosan Pemilu 15 Mei dan Pilkada 27 November, selain tidak realistis untuk dilaksanakan, juga akan menimbulkan beban petugas penyelenggara pemilu yang melampaui kemampuan rata-rata manusia," ujar Luqman Hakim, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Soliditas dan Kerja Keras Kunci PDIP Raih Kemenangan di Pemilu 2024

Luqman menyebutkan, pengalaman Pemilu 2019 sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia saja sudah banyak memakan korban jiwa. Petugas KPPS yang meninggal dunia maupun sakit karena kelelahan.

"Di 2019 dengan satu pemilu saja, ratusan petugas KPPS meninggal dunia dan ribuan lainnya jatuh sakit. Kita bisa bayangkan, tahun 2024 dengan beban Pemilu dan Pilkada Serentak dalam waktu berdekatan, akan berapa ribu petugas meninggal dunia dan jatuh sakit," kata Luqman Hakim dengan nada bertanya.

Ia menegaskan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memilih pelaksanaan pemilu yang mengutamakan keselamatan seluruh pihak baik pencoblosan maupun petugas KPPS.

"PKB tentu tidak ingin Pemilu menjadi mesin pembunuh bagi para petugas yang menyelenggarakannya. Jangankan ribuan, satu nyawa saja bagi PKB sangat berharga untuk diselamatkan," pungkas Luqman.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
Cak Imin Realistis soal...
Cak Imin Realistis soal Pilpres 2029: Pak Prabowo Maju dan Masih Sangat Kuat
Dukung Prabowo 2 Periode,...
Dukung Prabowo 2 Periode, PKB Belum Tentukan Cawapres
Bertemu Prabowo, Cak...
Bertemu Prabowo, Cak Imin: PKB dari Dulu Inginkan Pilkada melalui DPRD
Puas dengan Pemerintahan...
Puas dengan Pemerintahan Prabowo, Cak Imin: Minimal Dua Periode
Gus Halim Tekankan Penataan...
Gus Halim Tekankan Penataan Kepengurusan PKB Tak Hanya Berorientasi Kemenangan Elektoral
Prabowo Hadiri ke-27...
Prabowo Hadiri ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Rekomendasi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Infografis
Apakah Sirekap Menjadi...
Apakah Sirekap Menjadi Alat Kejahatan Pemilu 2024?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved