SMRC Ungkap Tiga Faktor Pemicu Elektabilitas Golkar Naik
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 18:11 WIB
loading...
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto meski secara elektabilitas masih rendah, namun popularitasnya juga beranjak naik. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan, kenaikan elektabilitas Partai Golkar , dari 8,4% pada Maret 2020 menjadi 11,3% pada September 2021. Kenaikan tersebut menurut Peneliti SMRC, Saidiman Ahmad diduga karena tiga faktor pemicu.
Baca juga: Respons Survei SMRC, Golkar dan Airlangga Kian Optimistis Hadapi Pilpres
"Pertama, secara internal, Golkar cukup solid di bawah pimpinan Airlangga Hartarto. Kedua, Golkar memang nampak cukup konsisten bergerak melalui media-media luar ruang," kata Saidiman, Jumat (8/10/2021).
Baca juga: Survei SMRC Sebut Elektabilitas Partai Golkar Naik, PDIP dan Gerindra Turun
"Saya duga ini lumayan mendongkrak memori kolektif warga tentang Golkar, di mana pada saat yang sama, partai lain belum banyak bergerak," tambahnya.
Ketiga sambung Saidiman, Golkar sejauh ini juga sangat solid mendukung program pembangunan ekonomi dan pemulihan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah dan itu dirasakan manfaatnya oleh publik luas.
Sementara Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto meski secara elektabilitas masih rendah, namun popularitasnya juga beranjak naik.
Baca juga: Respons Survei SMRC, Golkar dan Airlangga Kian Optimistis Hadapi Pilpres
"Pertama, secara internal, Golkar cukup solid di bawah pimpinan Airlangga Hartarto. Kedua, Golkar memang nampak cukup konsisten bergerak melalui media-media luar ruang," kata Saidiman, Jumat (8/10/2021).
Baca juga: Survei SMRC Sebut Elektabilitas Partai Golkar Naik, PDIP dan Gerindra Turun
"Saya duga ini lumayan mendongkrak memori kolektif warga tentang Golkar, di mana pada saat yang sama, partai lain belum banyak bergerak," tambahnya.
Ketiga sambung Saidiman, Golkar sejauh ini juga sangat solid mendukung program pembangunan ekonomi dan pemulihan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah dan itu dirasakan manfaatnya oleh publik luas.
Sementara Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto meski secara elektabilitas masih rendah, namun popularitasnya juga beranjak naik.
Lihat Juga :