Popularitas Naik, Golkar Solid Usung Airlangga sebagai Capres 2024
Kamis, 07 Oktober 2021 - 16:39 WIB
loading...
A
A
A
"Artinya, ini perlahan tapi pasti kinerja yang dilakukan baik oleh partai dan beliau sendiri sebagai individu yang mempunyai jabatan sebagai Menko bisa menaikan popularitasnya. Dan ini kami sangat syukuri walaupun sekarang masih di billboard di jalan-jalan," jelasnya.
Anggota Komisi I DPR RI ini menekankan, saat ini Airlangga masih fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Sehingga perhatiannya masih terfokus kepada upaya memulihkan ekonomi dan penanganan Covid-19.
Meski demikian, partainya tetap akan terus menyosialisasikan sosok Airlangga sebagai Capres kepada masyarakat.
"Kami memahami betul bahwa kita tidak ingin juga mengabuse jabatannya hanya untuk mengkapitalisasi itu menjadi kenaikan untuk sebagai Capresnya itu. Namun demikian kita terus bekerja ya, tadi dikatakan juga tidak masuk memang dalam 5 besar dan dalam 3 besar apalagi tapi kami tetap tidak akan pesimis kita masih punya waktu 2,5 tahun," ujarnya.
Dan 2,5 tahun di 2014 kata Nurur, memberikan pelajaran bahwa pada waktu itu seseorang calon yang popularitasnya sangat tinggi pun tiba-tiba terkalahkan oleh calon yang namanya tidak muncul dan akhirnya memenangkan pertarungan Pilpres yaitu Pak Jokowi.
Anggota Komisi I DPR RI ini menekankan, saat ini Airlangga masih fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Sehingga perhatiannya masih terfokus kepada upaya memulihkan ekonomi dan penanganan Covid-19.
Meski demikian, partainya tetap akan terus menyosialisasikan sosok Airlangga sebagai Capres kepada masyarakat.
"Kami memahami betul bahwa kita tidak ingin juga mengabuse jabatannya hanya untuk mengkapitalisasi itu menjadi kenaikan untuk sebagai Capresnya itu. Namun demikian kita terus bekerja ya, tadi dikatakan juga tidak masuk memang dalam 5 besar dan dalam 3 besar apalagi tapi kami tetap tidak akan pesimis kita masih punya waktu 2,5 tahun," ujarnya.
Dan 2,5 tahun di 2014 kata Nurur, memberikan pelajaran bahwa pada waktu itu seseorang calon yang popularitasnya sangat tinggi pun tiba-tiba terkalahkan oleh calon yang namanya tidak muncul dan akhirnya memenangkan pertarungan Pilpres yaitu Pak Jokowi.
Lihat Juga :