Airlangga Disarankan Gaet Tokoh Partai Islam, PAN Sodorkan Soetrisno Bachir
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 07:44 WIB
loading...
Ketua Fraksi PAN menyebut, sosok Soetrisno Bachir dinilai pantas bersanding dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto pada kontestasi Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyebut, Soetrisno Bachir dinilai pantas bersanding dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada kontestasi Pilpres 2024.
Baca juga: Menuju 2024, Airlangga Didorong Bangun Koalisi Nasionalis-Religius
Saleh mengatakan hal tersebut menyusul muncul wacana Golkar dengan PAN bekerja sama pada Pilpres 2024, demi mewujudkan Koalisi Nasionalis Religius. Menurutnya, wajar nama Soetrisno Bachir didorong parpolnya bersanding dengan Airlangga .
Baca juga: Genjot Produk Unggulan Gorontalo, Airlangga: Kita Buatkan KUR untuk Tanam Jagung
"Banyak lagi prestasi dan hasil kerja keras beliau (Soetrisno Bachir, red). Tentu semua itu bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan," kata Saleh melalui layanan pesan, Jumat (1/10/2021).
Namun, kata eks Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu, PAN saat ini belum terburu-buru menentukan rekan koalisi pada Pilpres 2024.
Partai yang berdiri pada 1998 itu masih fokus membantu pemerintah menangani penularan virus Corona (Covid-19). Terlebih banyak rakyat yang terdampak pandemi.
"Ini pekerjaan besar. Semua pihak diminta berkontribusi, terutama partai politik," ungkap dia.
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago sebelumnya menyebut Koalisi Nasionalis Religius ideal untuk jadi kendaraan Airlangga Hartarto berkontestasi pada Pilpres 2024.
Pria yang juga berstatus analisis politik itu menyebut Airlangga tinggal menggandeng kader dari partai berkarakter religius seperti dari PKS, PKB, dan PAN.
Pasalnya, kata Pangi, Airlangga diketahui sebagai sosok yang berkarakter nasionalis. Begitu pun Golkar yang memiliki kesan nasionalis.
Menurut Pangi, Airlangga Hartarto sebaiknya memberanikan diri maju sebagai Capres 2024 dengan mencari cawapres di Koalisi Nasionalis-Religius.
Sebab, majunya pria yang juga menjabat Menko Perekonomian berpotensi meningkatkan elektabilitas Golkar.
"Pilihan Airlangga maju sebagai capres dan tidak punya beban sebetulnya, mau kalah mau menang, dalam sejarah pemilu tetap Golkar menang banyak, tetap menjadi partai penguasa," tutur Pangi melalui layanan pesan, Rabu (29/9/2021).
Baca juga: Menuju 2024, Airlangga Didorong Bangun Koalisi Nasionalis-Religius
Saleh mengatakan hal tersebut menyusul muncul wacana Golkar dengan PAN bekerja sama pada Pilpres 2024, demi mewujudkan Koalisi Nasionalis Religius. Menurutnya, wajar nama Soetrisno Bachir didorong parpolnya bersanding dengan Airlangga .
Baca juga: Genjot Produk Unggulan Gorontalo, Airlangga: Kita Buatkan KUR untuk Tanam Jagung
"Banyak lagi prestasi dan hasil kerja keras beliau (Soetrisno Bachir, red). Tentu semua itu bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan," kata Saleh melalui layanan pesan, Jumat (1/10/2021).
Namun, kata eks Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu, PAN saat ini belum terburu-buru menentukan rekan koalisi pada Pilpres 2024.
Partai yang berdiri pada 1998 itu masih fokus membantu pemerintah menangani penularan virus Corona (Covid-19). Terlebih banyak rakyat yang terdampak pandemi.
"Ini pekerjaan besar. Semua pihak diminta berkontribusi, terutama partai politik," ungkap dia.
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago sebelumnya menyebut Koalisi Nasionalis Religius ideal untuk jadi kendaraan Airlangga Hartarto berkontestasi pada Pilpres 2024.
Pria yang juga berstatus analisis politik itu menyebut Airlangga tinggal menggandeng kader dari partai berkarakter religius seperti dari PKS, PKB, dan PAN.
Pasalnya, kata Pangi, Airlangga diketahui sebagai sosok yang berkarakter nasionalis. Begitu pun Golkar yang memiliki kesan nasionalis.
Menurut Pangi, Airlangga Hartarto sebaiknya memberanikan diri maju sebagai Capres 2024 dengan mencari cawapres di Koalisi Nasionalis-Religius.
Sebab, majunya pria yang juga menjabat Menko Perekonomian berpotensi meningkatkan elektabilitas Golkar.
"Pilihan Airlangga maju sebagai capres dan tidak punya beban sebetulnya, mau kalah mau menang, dalam sejarah pemilu tetap Golkar menang banyak, tetap menjadi partai penguasa," tutur Pangi melalui layanan pesan, Rabu (29/9/2021).
(maf)
Lihat Juga :