Ketua Wadah Pegawai KPK Sebut Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Mati
Kamis, 30 September 2021 - 11:46 WIB
loading...
Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap bersama dengan Novel Baswedan dan puluhan pegawai lainnya yang tidak lolos TWK bakal berpisah dengan KPK. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), Yudi Purnomo Harahap bersama dengan Novel Baswedan dan puluhan pegawai lainnya yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) bakal berpisah dengan KPK .
Baca juga: Sebut Kinerja KPK Kian Baik, Mahfud MD Ungkap Sejumlah Indikator
Sebab, pada Jumat (1/10/2021), mereka semua resmi dipecat dari jabatannya di KPK. "Ini hari terakhir saya bekerja di KPK, mohon maaf jika ada salah kata dan perbuatan selama 14,5 tahun ini. Terima kasih atas segala doa, kebaikan, dukungan serta semangatnya," ujar Yudi dalam keterangannya, Kamis (30/9/2021).
Baca juga: Pengamat Sebut Penangkapan Azis Syamsuddin Tingkatkan Kepercayaan Publik pada KPK
Yudi juga meminta semua pihak untuk tidak sedih berlarut-larut. "Ini bukan kata perpisahan hanya pengumuman, jadi jangan sedih. Sehingga besok saya sudah lepas dari segala hak dan kewajiban sebagai pegawai KPK," tuturnya.
Dirinya bersama Novel Baswedan dkk menegaskan, semangat memberantas korupsi tidak akan pernah pudar. Meski sudah tidak berkerja lagi untuk KPK.
"Langkah saya boleh terhenti saat pimpinan periode ini, tapi semangat memberantas korupsi tak boleh mati, justru harus bangkit dalam banyak arti. Sekali lagi mohon maaf, jika belum banyak berkontribusi bagi Indonesia kita tercinta. Terima kasih," tutupnya.
Baca juga: Sebut Kinerja KPK Kian Baik, Mahfud MD Ungkap Sejumlah Indikator
Sebab, pada Jumat (1/10/2021), mereka semua resmi dipecat dari jabatannya di KPK. "Ini hari terakhir saya bekerja di KPK, mohon maaf jika ada salah kata dan perbuatan selama 14,5 tahun ini. Terima kasih atas segala doa, kebaikan, dukungan serta semangatnya," ujar Yudi dalam keterangannya, Kamis (30/9/2021).
Baca juga: Pengamat Sebut Penangkapan Azis Syamsuddin Tingkatkan Kepercayaan Publik pada KPK
Yudi juga meminta semua pihak untuk tidak sedih berlarut-larut. "Ini bukan kata perpisahan hanya pengumuman, jadi jangan sedih. Sehingga besok saya sudah lepas dari segala hak dan kewajiban sebagai pegawai KPK," tuturnya.
Dirinya bersama Novel Baswedan dkk menegaskan, semangat memberantas korupsi tidak akan pernah pudar. Meski sudah tidak berkerja lagi untuk KPK.
"Langkah saya boleh terhenti saat pimpinan periode ini, tapi semangat memberantas korupsi tak boleh mati, justru harus bangkit dalam banyak arti. Sekali lagi mohon maaf, jika belum banyak berkontribusi bagi Indonesia kita tercinta. Terima kasih," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :