20 Santri Sukses Jalani Program Magang dan Inkubasi di Tengah Pandemi
Sabtu, 25 September 2021 - 20:45 WIB
loading...
JARI Foundation bersama dengan Stafsus Presiden, Pemkab Cirebon, dan didukung Pemerintah Jerman melalui Program Migrasi dan Diaspora GIZ sukses menyelenggarakan program magang dan inkubasi yang bernama SIIP. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Jejaring Alumni and Returnee Indonesia (JARI) Foundation bersama dengan Staf Khusus Presiden , Pemerintah Kabupaten Cirebon, dan didukung Pemerintah Jerman melalui Program Migrasi dan Diaspora GIZ (Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) sukses menyelenggarakan program magang dan inkubasi yang bernama Santri Incubation Internship Program (SIIP).
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan upacara kelulusan dan ramah tamah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/9/2021). Kegiatan dilakukan secara hybrid dengan mengundang pula kepala sekolah dari 12 SMK berbasis pesantren se-Jawa Barat yang telah bekerja sama dengan JARI Foundation. Baca juga: Menaker Ida Luncurkan Program Pemagangan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas
"Saya menyampaikan kepada para santri bahwa haram hukumnya para santri itu inferior. Santri harus bangga dengan kesantriannya dan menunjukkan pada masyarakat mampu menjadi profesional yang berintegritas," ucap Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma'ruf, Sabtu (25/9/2021).
Setelah peluncuran SIIP pada 18 Agustus 2021 di Cirebon, Jawa Barat, 20 santri/santriwati terpilih dari 12 SMK berbasis pesantren yang tersebar di 8 kota dan kabupaten di Jawa Barat diundang ke Jakarta untuk mengikuti program inkubasi magang yang berlangsung mulai 29 Agustus 2021 hingga 25 September 2021.
Peserta ditugaskan di 10 perusahaan berbeda milik alumni Jerman. Mereka diberi tugas terkait kerja digital. Perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra dalam menyediakan tempat magang yaitu Athlimah, Feedloop, Gaya Bahasa Institut, Germany Indonesia Professionals, German Camp Center, German-alumni Entrepreneurs Network, KESAN, PanganGroup, LOGOS Indonesia dan Mak Rah Pireng.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan upacara kelulusan dan ramah tamah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/9/2021). Kegiatan dilakukan secara hybrid dengan mengundang pula kepala sekolah dari 12 SMK berbasis pesantren se-Jawa Barat yang telah bekerja sama dengan JARI Foundation. Baca juga: Menaker Ida Luncurkan Program Pemagangan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas
"Saya menyampaikan kepada para santri bahwa haram hukumnya para santri itu inferior. Santri harus bangga dengan kesantriannya dan menunjukkan pada masyarakat mampu menjadi profesional yang berintegritas," ucap Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma'ruf, Sabtu (25/9/2021).
Setelah peluncuran SIIP pada 18 Agustus 2021 di Cirebon, Jawa Barat, 20 santri/santriwati terpilih dari 12 SMK berbasis pesantren yang tersebar di 8 kota dan kabupaten di Jawa Barat diundang ke Jakarta untuk mengikuti program inkubasi magang yang berlangsung mulai 29 Agustus 2021 hingga 25 September 2021.
Peserta ditugaskan di 10 perusahaan berbeda milik alumni Jerman. Mereka diberi tugas terkait kerja digital. Perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra dalam menyediakan tempat magang yaitu Athlimah, Feedloop, Gaya Bahasa Institut, Germany Indonesia Professionals, German Camp Center, German-alumni Entrepreneurs Network, KESAN, PanganGroup, LOGOS Indonesia dan Mak Rah Pireng.
Lihat Juga :