Munas-Konbes NU Diminta Pertimbangkan Rekomendasi Satgas Covid-19

Kamis, 23 September 2021 - 08:52 WIB
loading...
Munas-Konbes NU Diminta...
Ketua PWNU Provinsi Babel KH Ahmad Jafar. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) akan dilaksanakan di Jakarta Pusat pada 25-26 September 2021. Salah satu agendanya adalah memutuskan kapan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU, apakah tetap tahun ini atau diundur.

Ketua PWNU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung KH Ahmad Ja'far menyatakan dirinya mendukung sepenuhnya hasil keputusan Munas dan Konbes NU.

"Kami PWNU Babel mengusulkan pelaksanaan Muktamar mengedepankan maslahat hingga waktu yang relatif aman berdasarkan pertimbangan kesehatan melalui keputusan pemerintah," kata kepada awak media, Rabu (22/9/2021).

Baca juga: Ansor Dukung Kiai Sepuh agar Muktamar NU Digelar 2021

Menurut Ja'far, pelaksanaan Munas dan Konbes NU harus mempertimbangkan pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan belum sepenuhnya terkendali. Bahkan, menurutnya, berdasarkan kajian medis justru menumbuhkan berbagai varian dari virus SARS-CoV-2 masih terus bermutasi.

"Kenyataan ini membuktikan perlu sikap yang arif dan bijaksana dari PBNU untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19," kata Ketua Pondok Pesantren Hidayatussalikin Pangkalpinang ini.

Ja'far menjelaskan, menurut kajian Epidemolog yang disampaikan kepada pemerintah, situasi penyebaran Covid-19 memang melandai, tetapi masih dimungkinkan terjadi lonjakan gelombang ketiga kasus Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Kiai Sepuh Bertemu di Lirboyo, Minta Muktamar NU Digelar Tahun Ini

"Karena belum seluruhnya kegiatan vaksinasi antivirus Covid-19 kepada masyarakat, sehingga berdasarkan kajian medis pola kurva 3-5 bulanan, lonjakan kasus diperkirakan terjadi pada akhir 2021. Karena itu, NU harus bergerak selaras dengan pemerintah untuk mendukung program pemerintah, sehingga PWNU Babel mengusulkan pelaksanaan Muktamar ke-34 yang insya Allah akan dilaksanakan di Lampung agar mengkaji dan mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan muktamirin, serta potensi klaster penularan harus menjadi kaidah tertinggi NU dalam menentukan sikap sebagai tauladan dalam berbagai ikhtiar memotong rantai penularan," kata Ja'far.

Selain itu, ia menjelaskan, muktamar identik dengan rapat akbar dan forum silaturahim nasional. "Mustahil menghalau konsentrasi massa dalam jumlah besar. Ini berisiko bagi keselamatan muktamirin, terutama kiai-kiai sesepuh. Sejauh ini, pandemi telah merenggut nyawa ratusan kiai, termasuk para pengurus NU dan para pengasuh pesantren," katanya.

Oleh karena itu, dia mengingatkan agar kluster muktamar harus dicegah seoptimal mungkin.
"Menimbang hal-hal tersebut, PWNU Babel mengusulkan pelaksanaan waktu muktamar dengan pertimbangan berdasarkan rekomendasi Satgas Covid-19. Semoga Allah SWT mengangkat wabah virus corona di negeri yang kita cintai ini. Aamiin," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Halalbihalal IKA...
Di Halalbihalal IKA PMII, Gus Salam Umumkan Maju Jadi Calon Ketum PBNU
Muktamar PBNU 2026 Digelar...
Muktamar PBNU 2026 Digelar Agustus, Ini Daftar Panitianya
Pengasuh Ponpes Sembilangan:...
Pengasuh Ponpes Sembilangan: Kepanitiaan Muktamar ke-35 NU Pertaruhkan Marwah Jam'iyyah
PBNU Bakal Gelar Harlah...
PBNU Bakal Gelar Harlah 1 Abad dan Munas untuk Tetapkan Muktamar ke-35
Silatnas Ulama Sepuh...
Silatnas Ulama Sepuh PPP Dorong Kesejahteraan Guru dan Tingkatkan Pendidikan Pesantren
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Rekomendasi
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Berita Terkini
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved