Setelah Hilang 13 Tahun, Pekerja Migran di Yordania Bisa Dipulangkan
Selasa, 21 April 2020 - 20:17 WIB
loading...
Pekerja Migran Indonesia, Fika berhasil kembali ke Tanah Air.
A
A
A
JAKARTA - Di tengah masa pandemi Covid-19, KBRI Amman, Yordania memfasilitasi kepulangan mandiri beberapa WNI dan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) kembali ke Tanah Air.
Seorang pekerja migran Indonesia bernama Fika (36 tahun), warga Subang Jawa Barat, yang dikabarkan selama 13 tahun hilang kontak dengan keluarganya saat bekerja di Yordania, kini telah berhasil dibantu penyelesaian kasusnya dan difasilitasi kembali ke Tanah Air, dengan penerbangan khusus.
Dubes RI di Amman, Andy Rachmianto menyampaikan kasus ini berawal dari beredarnya video viral di media sosial, yang bersangkutan minta pertolongan bantuan untuk dipulangkan dari rumah majikannya.
Pencarian Fika membutuhkan waktu yang agak lama, karena dalam video singkat yang diunggah Fika, dirinya tidak menyebutkan nama dan lokasi dimana dia berada. Pada saat yang bersamaan, kontak keluarga Fika di Indonesia juga dicari dan berhasil dihubungi. Pihak keluarga memberitahukan akun facebook Fika yang biasa dia gunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga secara sembunyi-sembunyi.
"Melalui akun tersebut, Tim Satgas KBRI Amman selama lebih dari satu bulan berhasil menghubungi Fika dan mencoba mencari tahu identitas majikan," kata Dubes Andy dalam keterangan pers Biro Humas di Jakarta, Selasa (21/4/2020).
Seorang pekerja migran Indonesia bernama Fika (36 tahun), warga Subang Jawa Barat, yang dikabarkan selama 13 tahun hilang kontak dengan keluarganya saat bekerja di Yordania, kini telah berhasil dibantu penyelesaian kasusnya dan difasilitasi kembali ke Tanah Air, dengan penerbangan khusus.
Dubes RI di Amman, Andy Rachmianto menyampaikan kasus ini berawal dari beredarnya video viral di media sosial, yang bersangkutan minta pertolongan bantuan untuk dipulangkan dari rumah majikannya.
Pencarian Fika membutuhkan waktu yang agak lama, karena dalam video singkat yang diunggah Fika, dirinya tidak menyebutkan nama dan lokasi dimana dia berada. Pada saat yang bersamaan, kontak keluarga Fika di Indonesia juga dicari dan berhasil dihubungi. Pihak keluarga memberitahukan akun facebook Fika yang biasa dia gunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga secara sembunyi-sembunyi.
"Melalui akun tersebut, Tim Satgas KBRI Amman selama lebih dari satu bulan berhasil menghubungi Fika dan mencoba mencari tahu identitas majikan," kata Dubes Andy dalam keterangan pers Biro Humas di Jakarta, Selasa (21/4/2020).