Tak Hanya Pintar, Dibutuhkan CPNS yang Berintegritas dan Berkomitmen Tinggi
Minggu, 19 September 2021 - 14:17 WIB
loading...
Kepala Biro SDM dan Umum Kemenpan RB Sri Rejeki Nawangsasih mengatajan dalam SKD ini tidak hanya dicari CPNS yang pintar saja tapi juga berintegritas dan berkomitmen tinggi. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Saat ini sedang digelar seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS dengan menggunakan computer assisted test (CAT). Di mana melalui sistem ini pemerintah memastikan menutup semua celah kecurangan.
Menurut Kepala Biro SDM dan Umum Kemenpan RB Sri Rejeki Nawangsasih dalam SKD ini tidak hanya dicari individu yang pintar saja tapi juga berintegritas dan berkomitmen tinggi. Baca juga: Tes SKD CPNS di Sejumlah Lokasi Alami Kendala Teknis, Ini Penjelasan BKN
“Yang kami butuhkan adalah pegawai yang tidak hanya pintar tapi juga berintegritas, akuntabilitas, dan punya komitmen tinggi terhadap organisasi,” ujarnya dikutip dari siaran pers Kemenpan RB, Minggu (19/9/2021).
Sri menilai generasi saat ini memang bisa dibilang pintar dalam sejumlah bidang. Namun begitu kepintaran akademis saja tidak bisa menjadi tolok ukur manakala perilakunya tidak sesuai norma.
Tak hanya itu, ia juga membutuhkan individu yang memiliki target kerja sebagai PNS. Hal ini nantinya akan terlihat pada skor tes karakteristik pribadi dan tes wawasan kebangsaan (TWK).
Tes karakteristik pribadi (TKP) bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan implementasinya. Hal yang dinilai adalah keramahan dengan tujuan untuk pelayanan publik. Peserta juga dinilai dalam kemampuannya memperluas jaringan kerja.
Soal-soal dalam TKP juga dapat menilai sosial budaya, penerapan teknologi informasi, serta profesionalisme. Selain itu juga mengandung nilai antiradikalisme dengan tujuan menjaring informasi peserta tentang antiradikalisme, kecenderungan bersikap dan bertindak saat menghadapi stimulus dengan beberapa alternatif situasi.
Menurut Kepala Biro SDM dan Umum Kemenpan RB Sri Rejeki Nawangsasih dalam SKD ini tidak hanya dicari individu yang pintar saja tapi juga berintegritas dan berkomitmen tinggi. Baca juga: Tes SKD CPNS di Sejumlah Lokasi Alami Kendala Teknis, Ini Penjelasan BKN
“Yang kami butuhkan adalah pegawai yang tidak hanya pintar tapi juga berintegritas, akuntabilitas, dan punya komitmen tinggi terhadap organisasi,” ujarnya dikutip dari siaran pers Kemenpan RB, Minggu (19/9/2021).
Sri menilai generasi saat ini memang bisa dibilang pintar dalam sejumlah bidang. Namun begitu kepintaran akademis saja tidak bisa menjadi tolok ukur manakala perilakunya tidak sesuai norma.
Tak hanya itu, ia juga membutuhkan individu yang memiliki target kerja sebagai PNS. Hal ini nantinya akan terlihat pada skor tes karakteristik pribadi dan tes wawasan kebangsaan (TWK).
Tes karakteristik pribadi (TKP) bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan implementasinya. Hal yang dinilai adalah keramahan dengan tujuan untuk pelayanan publik. Peserta juga dinilai dalam kemampuannya memperluas jaringan kerja.
Soal-soal dalam TKP juga dapat menilai sosial budaya, penerapan teknologi informasi, serta profesionalisme. Selain itu juga mengandung nilai antiradikalisme dengan tujuan menjaring informasi peserta tentang antiradikalisme, kecenderungan bersikap dan bertindak saat menghadapi stimulus dengan beberapa alternatif situasi.
Lihat Juga :