KH Cholil Nafis: Ibu Nuning Tak Pernah Benci Islam dan Kaitkan Bahasa Arab dengan Teroris
Kamis, 16 September 2021 - 14:38 WIB
loading...
A
A
A
Kiai Cholil menambahkan, MUI telah mengeluarkan fatwa fiqih medsosiah tentang bagaimana media sosial dijadikan sarana menyebarkan kebaikan. ”Hal yang menjadi keraguan jangan langsung di share, disaring dulu,” ucapnya.
Senada, Sekjen MUI KH Buya Amirsyah Tambunan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Susaningtyas Kertopati yang sudah bertabayyun ke MUI. ”Terima kasih mudah-mudahan tabayyun ini menjadi pelajaran berharga buat kita, Bu Nuning, Kiai Cholil, Kiai Sadikun. Mudah-mudahan masyarakat Indonesia terbebas dari berita fitnah, adu domba dan bohong,” ucapnya.
Kiai Buya juga mengajak kepada para pegiat media sosial, Youtuber untuk mentradisikan sikap tabayyun. ”Ini perbuatan yang sangat mulia dan mendatangkan kemaslahatan kalau betul-betul kita biasakan melakukan tabayyun, kalrifikasi dan sebaliknya adalah perbuatan keji dan sangat tidak disukai oleh Allah ketika orang menerima berita ditelan mentah-mentah,” ujarnya.
Diakuinya, saat ini banyak berita hoaks dan fitnah yang sesungguhnya bertentangan dengan ajaran semua agama di Indonesia termasuk Pancasila dan UUD 45. ”Pancasila mengajarkan kita untuk bersatu, termasuk mengajarkan kita untuk memiliki nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.
Senada, Sekjen MUI KH Buya Amirsyah Tambunan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Susaningtyas Kertopati yang sudah bertabayyun ke MUI. ”Terima kasih mudah-mudahan tabayyun ini menjadi pelajaran berharga buat kita, Bu Nuning, Kiai Cholil, Kiai Sadikun. Mudah-mudahan masyarakat Indonesia terbebas dari berita fitnah, adu domba dan bohong,” ucapnya.
Kiai Buya juga mengajak kepada para pegiat media sosial, Youtuber untuk mentradisikan sikap tabayyun. ”Ini perbuatan yang sangat mulia dan mendatangkan kemaslahatan kalau betul-betul kita biasakan melakukan tabayyun, kalrifikasi dan sebaliknya adalah perbuatan keji dan sangat tidak disukai oleh Allah ketika orang menerima berita ditelan mentah-mentah,” ujarnya.
Diakuinya, saat ini banyak berita hoaks dan fitnah yang sesungguhnya bertentangan dengan ajaran semua agama di Indonesia termasuk Pancasila dan UUD 45. ”Pancasila mengajarkan kita untuk bersatu, termasuk mengajarkan kita untuk memiliki nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :