BNPT Ungkap Jamaah Islamiyah Salahgunakan Kotak Amal untuk Rekrut Milenial

Rabu, 15 September 2021 - 17:25 WIB
loading...
BNPT Ungkap Jamaah Islamiyah...
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Boy Rafli Amar. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar mengungkapkan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) menyalahgunakan kotak-kotak amal untuk merekrut generasi muda atau milenial. BNPT melihat adanya upaya Jamaah Islamiyah (JI) masih melakukan berbagai kegiatan perekrutan dengan nama baru.

"Pada lingkup nasional, kita lihat upaya-upaya perekrutan dari kelompok lama yang dinyatakan sebagai organisasi terlarang di dalam negeri yaitu Jamaah Al Islamiyah, terus dilakukan penangkapan oleh aparat penegak hukum, hal ini Polri melalui Densus 88," kata Boy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR , Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

"(JI) Menjadi kelompok yang masih terus melakukan upaya dengan melakukan kegiatan-kegiatan dengan nama-nama baru, Sam Organizer, One Care, Abu Ahmad Foundation di mana mereka pihak yang menyalahgunakan kotak-kotak amal yang pada dasarnya ingin menghimpun generasi muda untuk ikut dalam kegiatan-kegiatan mereka," sambungnya.

Baca juga: Jokowi Teken PP Baru Disiplin PNS, Begini Isinya

Begitu juga dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), mantan Kadiv Humas Polri ini melanjutkan, sepanjang 2021 JAD menunjukkan aktivitas yang signifikan. Jelang perayaan HUT ke-76 RI yang lalu, BNPT telah memberikan masukan kepada aparat penegak hukum untuk mengupayakan dan mengaktifkan langkah-langkah dalam mencegah.

"Dan kita tahu telah banyak dilakukan, tokoh-tokoh JAD berhasil diamankan pada tahap mereka dalam kegiatan-kegiatan yang sifatnya perencanaan," terangnya.

Kemudian, sambung Boy, untuk Mujahidin Indonesia Timur (MIT), saat ini Satgas Madago Raya masih menyisakan target yaitu Ahmad Ali Kalora, Jaka Ramadhan alias Ikrima, Suhardin, Ahmad Ghazali alias Ahmad Panjang, Al Ihwarisman alias Askar alias Pak Guru alias Jafar alias Jaid, dan Nue alias Galuh Muklas.

"Berdasarkan informasi, mereka masih di Pegunungan Sausu Kabupaten Tarimo, dan 27 diduga posisi MIT ini tercover di Desa Kilo, Poso Pesisir. Saat ini Satgas Madagoraya terus melakukan pengejaran terhadap kelompok-kelompok yang ada tersebut," terang Boy.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPT Minta Presiden...
BNPT Minta Presiden Prabowo Teken Perpres Umumkan Status Terorisme di Indonesia
112 Anak Terpapar Radikalisme,...
112 Anak Terpapar Radikalisme, BNPT Tekankan Pentingnya Menjaga Ruang Digital
BNPT: Melalui Media...
BNPT: Melalui Media Sosial Radikalisasi Hanya Butuh 3-6 Bulan
BNPT Gandeng Gus Baha...
BNPT Gandeng Gus Baha Tanamkan Islam Wasathiyah lewat Dialog Kebangsaan
BNPT dan DPR Kolaborasi...
BNPT dan DPR Kolaborasi Tingkatkan Toleransi dan Moderasi Beragama di Padang
Profil Brigjen Pol Dhani...
Profil Brigjen Pol Dhani Hernando, Direktur Kerja Sama Bilateral BNPT yang Kuasai 3 Bahasa Asing
BNPT dan FKPT Jabar...
BNPT dan FKPT Jabar Tanam Toleransi lewat Aksi Sosial di Subang
Lawan Intoleransi dan...
Lawan Intoleransi dan Bullying, Ribuan Siswa Deklarasi Pelajar Damai
Sekolah Damai di Bali,...
Sekolah Damai di Bali, BNPT Cegah Paparan Ideologi Intoleran
Rekomendasi
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Berita Terkini
Breaking News! Kejagung...
Breaking News! Kejagung Tetapkan Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Ompreng MBG
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Dokter Tifa Tolak Berdamai...
Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi, Pilih Lanjutkan Persidangan
Prabowo dan Lukashenko...
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved