Atasi Dampak Covid-19, Kementerian Sosial Siap Salurkan Bansos Sembako di Jabodetabek
Selasa, 21 April 2020 - 18:07 WIB
loading...
Kemensos dan unsur terkait telah laksanakan penyaluran Bansos Sembako.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Sosial percepat penyaluran Bansos Sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 di DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Bansos Sembako akan disalurkan selama tiga bulan, yakni bulan April, Mei dan Juni.
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin mengatakan, Bansos Sembako tersebut disalurkan untuk 1,3 juta Kepala Keluarga (KK) di DKI Jakarta, dengan indeks bantuan Rp600.000/KK/bulan selama tiga bulan. Kemudian Bansos Sembako juga disalurkan untuk wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek) yang disalurkan untuk sebanyak 600.000 KK dengan indeks bantuan Rp600.000/KK/bulan selama tiga bulan.
Pepen menyatakan, Bansos Sembako untuk DKI dan Bodetabek senilai Rp600.000/bulan/KK tersebut, secara teknis penyalurannya akan dilakukan setiap bulan sebanyak dua kali. “Sehingga satu kantong senilai Rp300.000. Karena disalurkan sebulan dua kali, maka selama tiga bulan bisa enam kali penyaluran,” kata Pepen Nazaruddin dalam jumpa pers, Jumat (17/4/2020). Pepen menekankan, bahwa nantinya dalam penyaluran bansos ini, akan sangat memperhatikan protokol kesehatan, sehingga tidak boleh ada kerumunan.
“Maka dari itu, kami bekerja sama dengan PT Pos Indonesia yang akan meng-inject alamat penerima ke sistem operator ojek daring untuk menyalurkan Bansos Sembako langsung ke alamat penerima. Sehingga dengan demikian, tidak perlu ada kerumunan masyarakat yang mengantri bantuan,” kata Pepen.
“Untuk penerima sembako ini datanya kami peroleh dari Pemprov DKI. Jadi kita sinkronkan dan kita salurkan dari yang diusulkan Pemda DKI. Jadi semua datanya dari pemda,” kata Pepen.
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin mengatakan, Bansos Sembako tersebut disalurkan untuk 1,3 juta Kepala Keluarga (KK) di DKI Jakarta, dengan indeks bantuan Rp600.000/KK/bulan selama tiga bulan. Kemudian Bansos Sembako juga disalurkan untuk wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek) yang disalurkan untuk sebanyak 600.000 KK dengan indeks bantuan Rp600.000/KK/bulan selama tiga bulan.
Pepen menyatakan, Bansos Sembako untuk DKI dan Bodetabek senilai Rp600.000/bulan/KK tersebut, secara teknis penyalurannya akan dilakukan setiap bulan sebanyak dua kali. “Sehingga satu kantong senilai Rp300.000. Karena disalurkan sebulan dua kali, maka selama tiga bulan bisa enam kali penyaluran,” kata Pepen Nazaruddin dalam jumpa pers, Jumat (17/4/2020). Pepen menekankan, bahwa nantinya dalam penyaluran bansos ini, akan sangat memperhatikan protokol kesehatan, sehingga tidak boleh ada kerumunan.
“Maka dari itu, kami bekerja sama dengan PT Pos Indonesia yang akan meng-inject alamat penerima ke sistem operator ojek daring untuk menyalurkan Bansos Sembako langsung ke alamat penerima. Sehingga dengan demikian, tidak perlu ada kerumunan masyarakat yang mengantri bantuan,” kata Pepen.
“Untuk penerima sembako ini datanya kami peroleh dari Pemprov DKI. Jadi kita sinkronkan dan kita salurkan dari yang diusulkan Pemda DKI. Jadi semua datanya dari pemda,” kata Pepen.