Lampung Berbatasan dengan Pulau Jawa, Sekjen Gerindra: Vaksinasi Masyarakat Menjadi Penting
Sabtu, 11 September 2021 - 12:43 WIB
loading...
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani meninjau vaksinasi Covid-19 di 75 titik yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Partai Gerindra menggelar vaksinasi Covid-19 di 75 titik yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Pelaksanaan vaksinasi digelar sejak Jumat, 10 September 2021 kemarin dan Sabtu (11/9/2021) dengan kuota sebanyak 20.000 dosis vaksin untuk masyarakat Lampung.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, persentase vaksin masyarakat Lampung masih terbilang rendah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per 8 September 2021, warga yang telah divaksin sebesar 14,26 persen atau 2.034.950 dari target 14.619.497 juta dosis.
"Selain pemerintah, partai politik juga memiliki tanggung jawab untuk bisa memberikan pelayanan dan jaminan kesehatan terhadap konstituennya dalam hal ini vaksinasi. Apalagi Lampung adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan pulau Jawa yang merupakan wilayah dengan mobilitas masyarakat sangat tinggi," ujar Ahmad Muzani, Jumat (10/9/2021) dalam keterangan tertulisnya.
"Oleh karenanya perlu partisipasi dari semua pihak, support dari semua kalangan, termasuk partai politik, Anggota DPR dan DPRD, dalam membantu percepatan pelakanaan vaksinasi," ujarnya.Baca: Pendistribusian ke Daerah Dinilai Kunci Percepatan Vaksinasi
Muzani menyampaikan, Partai Gerindra adalah partai yang lahir dari rakyat, tumbuh dan besar karena rakyat. Saat ini rakyat sedang memerlukan support atau bantuan dari semua kalangan dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Hal itu yang mendorong Gerindra untuk terus berbakti pada rakyat sejak persoalan Covid-19 ini merebak.
"Vaksinasi adalah cara untuk menghindari dari bahaya Covid-19. Maka, upaya ini pun ditempuh oleh Gerindra pada masyarakat agar mereka sehat, kuat, dan dapat meraih masa depannya lebih baik lagi," kata Muzani yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu.
Pelaksanaan vaksinasi yang digelar Partai Gerindra Lampung ini menyasar seluruh lapisan masyarakat. Dia berharap, target 20.000 dosis vaksin ini bisa tercapai dan dapat mempercepat kekebalan imun (herd immunity) dari ancaman Covid-19. Sehingga kegiatan masyarakat dan perputaran roda ekonomi dapat kembali normal menstimulus pendapatan di sektor UMKM.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, persentase vaksin masyarakat Lampung masih terbilang rendah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per 8 September 2021, warga yang telah divaksin sebesar 14,26 persen atau 2.034.950 dari target 14.619.497 juta dosis.
"Selain pemerintah, partai politik juga memiliki tanggung jawab untuk bisa memberikan pelayanan dan jaminan kesehatan terhadap konstituennya dalam hal ini vaksinasi. Apalagi Lampung adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan pulau Jawa yang merupakan wilayah dengan mobilitas masyarakat sangat tinggi," ujar Ahmad Muzani, Jumat (10/9/2021) dalam keterangan tertulisnya.
"Oleh karenanya perlu partisipasi dari semua pihak, support dari semua kalangan, termasuk partai politik, Anggota DPR dan DPRD, dalam membantu percepatan pelakanaan vaksinasi," ujarnya.Baca: Pendistribusian ke Daerah Dinilai Kunci Percepatan Vaksinasi
Muzani menyampaikan, Partai Gerindra adalah partai yang lahir dari rakyat, tumbuh dan besar karena rakyat. Saat ini rakyat sedang memerlukan support atau bantuan dari semua kalangan dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Hal itu yang mendorong Gerindra untuk terus berbakti pada rakyat sejak persoalan Covid-19 ini merebak.
"Vaksinasi adalah cara untuk menghindari dari bahaya Covid-19. Maka, upaya ini pun ditempuh oleh Gerindra pada masyarakat agar mereka sehat, kuat, dan dapat meraih masa depannya lebih baik lagi," kata Muzani yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu.
Pelaksanaan vaksinasi yang digelar Partai Gerindra Lampung ini menyasar seluruh lapisan masyarakat. Dia berharap, target 20.000 dosis vaksin ini bisa tercapai dan dapat mempercepat kekebalan imun (herd immunity) dari ancaman Covid-19. Sehingga kegiatan masyarakat dan perputaran roda ekonomi dapat kembali normal menstimulus pendapatan di sektor UMKM.
Lihat Juga :