Kemenhub Dorong Jepang Percepat Kerja Sama Pembangunan Transportasi
Minggu, 05 September 2021 - 20:32 WIB
loading...
Menhub Budi Karya Sumadi secara khusus akan bertolak ke Jepang untuk bertemu langsung dengan sejumlah pihak di Jepang. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) mendorong Pemerintah Jepang untuk memastikan percepatan kerja sama pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia, agar dapat berjalan sesuai dengan harapan dan target waktu yang telah ditetapkan.
Baca juga: PT Jasa Raharja, BPTJ Kemenhub, dan Biddokes Polda Metro Gelar Vaksinasi Merdeka JRku di Depok
Menhub Budi Karya Sumadi secara khusus akan bertolak ke Jepang untuk bertemu langsung dengan sejumlah pihak di Jepang seperti: Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang (Minister of Land, Infrastructure, Transportation, and Tourism) AKABA Kazuyoshi, Penasehat Khusus Perdana Menteri Jepang, Menteri Negara Urusan Luar Negeri Jepang.
Baca juga: Kemenhub Dorong Pengambangan SDM Kemaritiman di Papua
Kemudian Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda, dari pihak lembaga keuangan Jepang yaitu Chief Executive Officer (CEO) Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Tadashi Maeda, serta beberapa pihak non-pemerintah Jepang lainnya.
Guna memastikan percepatan sejumlah proyek pembangunan infrastuktur yang dikerjasamakan kedua negara dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana, seperti diantaranya: Pembangunan MRT Fase 2, KA Makassar-Parepare, Pelabuhan Patimban, dan Proving Ground BPLJSKB Bekasi.
"Kami ingin melakukan pertemuan Government to Government (G to G) dengan Pemerintah Jepang sehingga akan lebih memuluskan dan mempercepat kerja sama Government to Business (G to B) maupun Business to Business (B to B) dalam empat proyek pembangunan infrastruktur transportasi yang di kerjasamakan oleh kedua negara," kata Menhub Budi Karya, Minggu (5/9/2021).
Baca juga: PT Jasa Raharja, BPTJ Kemenhub, dan Biddokes Polda Metro Gelar Vaksinasi Merdeka JRku di Depok
Menhub Budi Karya Sumadi secara khusus akan bertolak ke Jepang untuk bertemu langsung dengan sejumlah pihak di Jepang seperti: Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang (Minister of Land, Infrastructure, Transportation, and Tourism) AKABA Kazuyoshi, Penasehat Khusus Perdana Menteri Jepang, Menteri Negara Urusan Luar Negeri Jepang.
Baca juga: Kemenhub Dorong Pengambangan SDM Kemaritiman di Papua
Kemudian Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda, dari pihak lembaga keuangan Jepang yaitu Chief Executive Officer (CEO) Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Tadashi Maeda, serta beberapa pihak non-pemerintah Jepang lainnya.
Guna memastikan percepatan sejumlah proyek pembangunan infrastuktur yang dikerjasamakan kedua negara dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana, seperti diantaranya: Pembangunan MRT Fase 2, KA Makassar-Parepare, Pelabuhan Patimban, dan Proving Ground BPLJSKB Bekasi.
"Kami ingin melakukan pertemuan Government to Government (G to G) dengan Pemerintah Jepang sehingga akan lebih memuluskan dan mempercepat kerja sama Government to Business (G to B) maupun Business to Business (B to B) dalam empat proyek pembangunan infrastruktur transportasi yang di kerjasamakan oleh kedua negara," kata Menhub Budi Karya, Minggu (5/9/2021).
Lihat Juga :