BMKG: Maluku Alami 45 Kali Tsunami Selama Rentang 1600 Sampai 2006

Sabtu, 04 September 2021 - 06:10 WIB
loading...
BMKG: Maluku Alami 45...
Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Bambang S Prayitno menyebut, Indonesia termasuk Kepulauan Maluku adalah wilayah rawan gempa bumi dan tsunami. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Pusat Gempa dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bambang S Prayitno menyebut, Indonesia termasuk Kepulauan Maluku adalah wilayah rawan gempa bumi dan tsunami karena merupakan pertemuan antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Australia.

Dikatakan, sejarah gempa kepulauan yang terkenal dengan rempah-rempahnya ini cukup panjang. Berdasarkan catatan Catalogue of Tsunamis on the Western Shore of the Pacific Ocean (1974) disebutkan bahwa antara 1600 hingga 2015, terdapat lebih dari 85 peristiwa gempa dan tsunami di Maluku.

Sedangkan menurut Katalog Tsunami BMKG, dalam rentang waktu 1600-an hingga 2006 telah terjadi 45 kali kejadian tsunami. “Fakta ini menjadi alarm bagi kita semua, terutama pemerintah daerah untuk menyiapkan upaya mitigasi lebih serius,” ungkap Bambang dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (4/9/2021). Baca juga: Kepala BMKG Sebut Mitigasi Gempa dan Tsunami dengan Teknologi

Bambang menuturkan, masyarakat pesisir Maluku harus dibekali pengetahuan yang cukup mengenai ancaman bahaya gempa dan tsunami. Tentang bagaimana cara menghindar, mengantisipasi hingga bagaimana mereka dapat pulih kembali dan bisa hidup harmoni dengan bencana.

Sementara itu, Bambang mengatakan dikarenakan prediksi jarak antara waktu gempa dan tsunami sangat dekat, maka menurut Bambang masyarakat tidak perlu menunggu peringatan dini yang dikeluarkan pemerintah. Mulai dari sekarang masyarakat harus dibiasakan untuk melakukan evakuasi mandiri. Baca juga: Waspada! BMKG Catat 15 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang

Bambang membeberkan, berdasarkan pemodelan ketinggian gelombang tsunami di Provinsi Maluku dapat mencapai angka 5 - 7 meter dari muka air laut. Dengan estimasi waktu tiba tsunami berkisar 1 - 7 menit.

Adapun masuknya gelombang tsunami ke darat di Kota Ambon diperkirakan dapat mencapai maksimum 1 kilometer dengan tinggi genangan maksimum diperkirakan mencapai 10 meter. “Jika terjadi gempa, segera cari tempat aman. Tidak perlu menunggu peringatan dini atau sirine tsunami. Alarmnya adalah gempa itu. Kita berpacu dengan waktu. Semakin cepat, semakin besar kemungkinan selamat,” tuturnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Rekomendasi
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Mengenal Palung Filipina,...
Mengenal Palung Filipina, Zona Gempa M7,6 Pemicu Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved