Airlangga: Pembukaan Aktivitas Berjenjang Harus Disertai Protokol Kesehatan Ketat

Selasa, 31 Agustus 2021 - 21:33 WIB
loading...
Airlangga: Pembukaan...
Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto mengatakan, pembukaan aktivitas secara berjenjang harus disertai dengan protokol kesehatan yang ketat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah mulai melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan mulai membuka aktivitas secara berjenjang di sejumlah daerah. Beberapa aktivitas perekonomian, sekolah dan pariwisata sudah dilakukan penyesuaian.

Hal ini diampaikan Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto, Selasa (31/08/2021). “Pembukaan berjenjang ini disertai dengan protokol kesehatan yang ketat dengan penguatan sisi hulu dengan peningkatan pemakaian masker, peningkatan disiplin, tracing dan testing sesuai dengan assessment level masing-masing,” kata Airlangga.

Sementara untuk sisi hilir Menko Perekonomian RI ini menyatakan pemerintah harus siap. Seperti menyediakan tempat isolasi terpusat, ketersediaan obat isolasi mandiri dan ketersediaan fasilitas Rumah Sakit dan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi untuk testing, dan tracing. Baca juga: Dukung PTM, Ini Rekomendasi KPAI Agar Sekolah Tatap Muka Berlangsung Aman

“Aplikasi Peduli Lindungi sebagai alat untuk chek-in di suatu tempat, mulai dari restoran kantor, mall dan wilayah industri. Tentu ini harus selalu dimonitor, sehingga kita bisa mengetahui mereka yang mempunyai kegiatan atau mobilitas, adalah mereka yang sudah divaksin dan mereka yang PCR-nya negatif,” ungkap Ketua Umum Partai Golkar itu.

Di negara lain, Airlangga mengakui saat ini kembali terjadi peningkatan kasus meski tingkat vaksinasinya sudah tinggi. Misalnya, di Inggris, sudah mencapai 60% dan AS mendekati 60%. Namun, Airlangga menyebut kedua negara itu kasusnya meningkat karena masuknya virus Covid-19 varian Delta, yang memang lebih berbahaya. “Namun, yang perlu diperhatikan, meski angka positif kembali naik, di sana angka kematiannya jauh lebih rendah dari sebelumnya,” tambah Airlangga. Baca juga: Berikut Ini 11 Jenis Fasilitas Publik yang Dijaga Satgas Prokes

Misalnya di Inggris, sebelumnya puncaknya 1200 kini turun ke 107. AS sempat ada kasus kematian 3.400 per hari kini turun di angka 100 saja. Mempelajari hal ini, Airlangga melihat di AS dan Inggris, justru mengendorkan protokol kesehatan. Seperti mulai tidak mengharuskan lagi memakai masker bagi masyarakatnya. “Dari pelajaran itu, seperti arahan Bapak Presiden, maka prokes kita, akan tetap diperketat dan harus berjalan secara maksimal. Ini membutuhkan kedisiplinan masyarakat, dan prokes ini harus berjalan terus,” kata Airlangga.

Apalagi vaksinasi nasional saat ini memang sudah 30% untuk suntikan dosis kedua. Meski secara keseluruhan vaksinasi di Indonesia sendiri sudah mencapai 100 juta orang, dan dosis pertama sudah mencapai 70 juta lebih. “Untuk itu prokes harus tetap dijaga karena salah satu cara memotong mata rantai itu dengan menjalankan prokes. Kita sekarang juga menggunakan tools digital yakni aplikasi Peduli Lindungi, terutama di Jawa dan Bali yang tingkat vaksinasinya lebih tinggi dibanding wilayah luar Jawa,” ucap Airlangga.

Airlangga juga menyatakan jika saat ini pembatasan di Indonesia belum dilepas. Indonesia yang merupakan negara kepulauan, maka saat traveling antar pula juga mempersyaratkan PCR test dengan ketat. Bahkan untuk penerbangan juga dipersyaratkan vaksinasi. Untuk perjalanan internasional, Airlangga menekankan Indonesia masih sangat membatasi atau menutup.

Sedangkan, untuk sekolah yang dibuka adalah untuk wilayah PPKM level 3 ke bawah. Sementara wilayah yang menerapkan PPKM Level 4 masih belum diperbolehkan untuk dibuka dan masih dilaksanakan secara daring.

“Vaksinasi saat ini masih untuk usia 12 tahun ke atas, jadi SD masih belum dibuka. Untuk guru juga diharuskan untuk divaksin. Untuk sekolah ini tidak full, hanya 5% kapasitas dan jam belajarnya pun dibatasi. Serta harus ada concern dari orang tua. Jadi kalua orang tua memberi izin baru itu bisa dilakukan. Sementara Kantin sekolah ditutup dan tidak boleh makan di sekolah,” ungkap Airlangga.

Untuk kegiatan pariwisata sendiri, Airlangga menyatakan perlu dibuat regulasi dan protokol kesehatan. Aplikasi Peduli Lindungi ini harus diberlakukan untuk wilayah-wilayah wisata
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
Prabowo Panggil Menko...
Prabowo Panggil Menko Airlangga, Purbaya, hingga Gubernur BI ke Istana
Menko Airlangga Ungkap...
Menko Airlangga Ungkap Kelanjutan Proyek Jet Tempur KF-21
Kebijakan WFH ASN Berpotensi...
Kebijakan WFH ASN Berpotensi Hemat APBN Capai Rp6,2 Triliun
Breaking News! WFH ASN...
Breaking News! WFH ASN Setiap Hari Jumat
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Berita Terkini
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved