PAN Gabung Koalisi Pemerintah, Lima Hal Ini Patut Dicermati

Kamis, 26 Agustus 2021 - 11:37 WIB
loading...
PAN Gabung Koalisi Pemerintah,...
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan bersama pengurus PAN. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara menilai masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam koalisi pendukung pemerintah bukan sesuatu yang mengejutkan. Walaupun, kata dia, bergabungnya PAN itu harus menunggu waktu cukup lama sejak terpecahnya partai berlambang matahari terbit itu pada Kongres V di Kendari Sulteng tahun 2020 lalu.

"Akan berbeda jika PAN dikuasai oleh loyalis Amien Rais yang sekarang membentuk Partai Ummat . Salah satu isu besarnya memang adanya perbedaan pandangan antara gerbong Amien Rais yang ingin PAN berada di luar pemerintahan, dan kubu Zulhas yang ingin masuk koalisi pemerintahan," ujar Igor Dirgantara kepada SINDOnews, Kamis (26/8/2021).

Dengan bergabungnya PAN ke dalam koalisi pemerintah, kata dia, kini menyisakan Partai Demokrat dan PKS di luar pemerintah atau oposisi. Menurut Igor, ada lima hal yang bisa dicermati dari masuknya PAN ke dalam koalisi pemerintah itu.

"Pertama, ini bisa menjadi indikasi akan ada perombakan kabinet (reshuffle) berikutnya untuk mengakomodasi kader PAN masuk kabinet Jokowi periode kedua," ujarnya.

Baca juga: PAN Gabung Koalisi Pemerintah, Partai Ummat: Check and Balance Kini Dijalankan Mural

Kedua, kata dia, memperkuat barisan pemerintah jika amendemen UUD jadi dilakukan. Ketiga, lanjut dia, konsolidasi dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 dan pemindahan ibu kota negara.

"Keempat, bagi PAN ini peluang untuk meningkatkan kemandiriannya sendiri dari bayang-bayang ketokohan Amien Rais ," ungkapnya.

Kelima, lanjut dia, dengan opsi bergabung dalam koalisi pemerintahan, maka PAN akan memanfaatkan posisi barunya ini untuk mendapat limpahan elektoral dari pendukung Jokowi yang muslim moderat atau menjaga elektabilitasnya sendiri menghadapi Pemilu 2024.

"PAN adalah satu parpol yang berpotensi tidak lolos ambang batas parlemen dan tergantikan oleh partai baru lainnya, termasuk dari pecahannya sendiri, yaitu Partai Ummat Amien Rais ," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
GKSR Bakal Buka Komunikasi...
GKSR Bakal Buka Komunikasi ke Pimpinan DPR dan Pemerintah soal RUU Pemilu
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved