MPR: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Implementasi Nilai Kebangsaan untuk Kesejahteraan
Rabu, 18 Agustus 2021 - 19:47 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, kemerdekaan harus diisi dengan implementasi nilai kebangsaan untuk kesejahteraan bersama. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bangsa yang merdeka harus mampu berkerja dan berpikir progresif, berpijak di atas pondasi kebangsaan, mengimplementasikan nilai-nilai berbangsa dan bernegara untuk kesejahteraan bersama.
"Kemerdekaan menuntut tanggung jawab untuk meneruskan cita-cita para pendiri bangsa melalui implementasi kemanusiaan, persatuan, musyarawah, keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Tantangan Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (18/8/2021).
Pada diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI Luthfi Assyaukannie itu, dihadiri Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia Komaruddin Hidayat, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tjandra Yoga Aditama, Guru Besar Manajemen FEB Universitas Airlangga Badri Munir Sukoco, Pengamat Pertahanan Keamanan Connie Rahakundini Bakrie, Kepala Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis LPPM Universitas Negeri Jakarta Dianta Sebayang. Baca juga: Megawati Ingatkan Generasi Muda Dalami Cita-cita Kemerdekaan
Selain itu hadir pula Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI/Pakar Hukum Tata Negara Atang Irawan, Ketua Kopri PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonsia (PMII) Maya Muizatil Lutfillah dan Ketua Koordinator Bidang Kebijakan Publik & Isu Strategis DPP Partai Nasdem Suyoto sebagai penanggap.
Menurut Lestari, mengisi kemerdekaan tak hanya dengan seremoni peringatan tetapi pemaknaan secara menyeluruh dan khidmat melalui kontemplasi akan perjalanan bangsa dengan segala pencapaian dan tantangan yang ada. Disrupsi dan pandemi, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, saat ini mewarnai perjalanan bangsa dalam mengisi kemerdekaan. Sehingga, tegas anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, pekerjaan rumah saat ini adalah bagaimana kita bisa survive mengatasi sejumlah tantangan yang saat ini ada di depan mata. Baca juga: Diikuti Prajurit Paskhas, Pendidikan Prajurit Komando Angkatan 105 Ditutup Danjen Kopassus
"Kemerdekaan menuntut tanggung jawab untuk meneruskan cita-cita para pendiri bangsa melalui implementasi kemanusiaan, persatuan, musyarawah, keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Tantangan Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (18/8/2021).
Pada diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI Luthfi Assyaukannie itu, dihadiri Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia Komaruddin Hidayat, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tjandra Yoga Aditama, Guru Besar Manajemen FEB Universitas Airlangga Badri Munir Sukoco, Pengamat Pertahanan Keamanan Connie Rahakundini Bakrie, Kepala Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis LPPM Universitas Negeri Jakarta Dianta Sebayang. Baca juga: Megawati Ingatkan Generasi Muda Dalami Cita-cita Kemerdekaan
Selain itu hadir pula Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI/Pakar Hukum Tata Negara Atang Irawan, Ketua Kopri PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonsia (PMII) Maya Muizatil Lutfillah dan Ketua Koordinator Bidang Kebijakan Publik & Isu Strategis DPP Partai Nasdem Suyoto sebagai penanggap.
Menurut Lestari, mengisi kemerdekaan tak hanya dengan seremoni peringatan tetapi pemaknaan secara menyeluruh dan khidmat melalui kontemplasi akan perjalanan bangsa dengan segala pencapaian dan tantangan yang ada. Disrupsi dan pandemi, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, saat ini mewarnai perjalanan bangsa dalam mengisi kemerdekaan. Sehingga, tegas anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, pekerjaan rumah saat ini adalah bagaimana kita bisa survive mengatasi sejumlah tantangan yang saat ini ada di depan mata. Baca juga: Diikuti Prajurit Paskhas, Pendidikan Prajurit Komando Angkatan 105 Ditutup Danjen Kopassus
Lihat Juga :