Mengenang Detik-detik Soekarno-Hatta Diculik ke Rengasdengklok

Senin, 16 Agustus 2021 - 07:28 WIB
loading...
Mengenang Detik-detik...
Para pemuda meminta Soekarno-Hatta mengumumkan kemerdekaan Indonesia setelah kekalahan Jepang dari sekutu. Foto/ist
A A A
JAKARTA -

JAKARTA – Dua bom atom yang meluluhlantakkan Hiroshima dan Nagasaki membuat Jepang bertekuk lutut di hadapan sekutu dalam perang Asia Pasifik. Pada 15 Agustus 1945 malam, empat pemuda menggelar pertemuan di Gedung Lembaga Bakteriologi, Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta untuk menyikapi kekalahan Jepang tersebut.

Dipimpin Chaerul Shaleh, pertemuan yang melibatkan Soekarni, Aidit, Wikana ini menghasilkan kesepakatan bahwa Soekarno dan Hatta mesti mengumumkan kemerdekaan saat itu juga. Mereka juga menginginkan agar kemerdekaan bangsa Indonesia tanpa ada campur tangan dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Pasalnya, golongan muda menilai PPKI merupakan bentukan Jepang. Setelah adanya kesepakatan tersebut, Wikana menemui Soekarno di Jalan Pengangsaan Timur Nomor 56. Wikana menyampaikan desakan dari para pemuda yang menginginkan kemerdekaan saat itu juga.

Namun, Soekarno menolak. Soekarno menyatakan tidak bisa melepas tanggung jawab sebagai Ketua PPKI. Setelah mendapat jawaban dari Soekarno, muncullah inisiasi para pemuda untuk menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok.

16 Agustus 1945, sekira pukul 03.00 WIB, para pemuda tersebut kemudian menculik Soekarno dan Hatta dari Jakarta ke Rengasdengklok, Karawang. Tujuan penculikan tersebut, salah satunya untuk agar Soekarno dan Hatta tidak terpengaruh dengan Jepang.

Penculikan terhadap dua tokoh golongan tua tersebut dikomandoi oleh Shodanco Singgih. Di Rengasdengklok, Soekarno dan Hatta kembali didesak oleh para pemuda untuk segera memproklamirkan kemerdekaan. Namun, Soekarno kukuh menolak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Prabowo: Bung Karno...
Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
Strategi Politik Dua...
Strategi Politik Dua Kaki Indonesia dan Perang Pola Pikir ala Kolonialisasi Modern
Cucu Soekarno Bicara...
Cucu Soekarno Bicara Demokrasi Seharusnya Mengoreksi, Bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara
Cucu Soekarno Tegaskan...
Cucu Soekarno Tegaskan Setia ke Prabowo dan Gerindra
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Sinopsis dan Link Nonton...
Sinopsis dan Link Nonton Film Soekarno di VISION+: Hidupkan Api Perjuangan Sang Proklamator!
10 Pahlawan Nasional...
10 Pahlawan Nasional yang Diabadikan Jadi Nama Kampus di Indonesia
Rekomendasi
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved