Dua Wilayah di Jatim Capai Herd Immunity, Ketua DPD: Daerah Lain Cepat Susul

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 18:04 WIB
loading...
Dua Wilayah di Jatim...
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberi apresiasi kepada dua daerah di Jawa Timur yang telah mencapai herd immunity (kekebalan komunal). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberi apresiasi kepada dua daerah di Jawa Timur yang telah mencapai herd immunity (kekebalan komunal) dari virus Covid-19. LaNyalla berharap prestasi tersebut bisa diikuti oleh daerah lain.

Baca juga: Dukung Herd Immunity, Advokat DIY Disasar Vaksin

Pemprov Jawa Timur melaporkan capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Mojokerto dan Kota Surabaya telah mencapai angka 70 persen, yang merupakan batas ambang herd immunity . Berdasarkan data Satgas Covid-19 Jatim, hingga Jumat (6/8/2021), vaksinasi di Kota Mojokerto untuk dosis pertama telah mencapai angka 93,93 persen dan dosis kedua telah mencapai angka 30,42 persen.

Baca juga: Gelar Vaksinasi, PTPN Group Dukung Percepat Herd Immunity

Sementara itu capaian dosis pertama vaksinasi Covid-19 di Kota Surabaya sebesar 69,45 persen, dan untuk dosis kedua mencapai 37,74 persen. Jumlah tersebut belum termasuk pelaksanaan vaksinasi pada hari Jumat kemarin.

"Sebuah prestasi yang baik dilakukan Provinsi Jawa Timur. Karena pelaksanaan vaksinasi di dua wilayahnya telah mencapai target 70 persen, sehingga dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan memasuki herd immunity," kata LaNyalla saat reses di Jawa Timur, Sabtu (7/8/2021).

Pemprov Jatim akan melakukan vaksinasi terhadap 31.826.206 penduduk. Sehingga ditargetkan dalam sehari bisa disuntikan 315 ribu dosis vaksin. Hal ini dilakukan agar mencapai herd immunity pada HUT ke-76 Provinsi Jatim, 10 Agustus 2021.

LaNyalla berharap pemerintah pusat memberi dukungan terhadap target ini, mengingat saat ini terjadi keterbatasan stok vaksin di Jatim.

"Faktor percepatan vaksinasi di daerah salah satunya dipengaruhi oleh seberapa cepat Pemda bekerja. Pemprov Jatim telah membuktikan komitmennya dalam mendukung program vaksinasi nasional, tapi jika upaya Pemda tidak didukung oleh ketersediaan stok vaksin maka pencapaian target pemerintah pusat juga akan terkendala," tutur senator Jawa Timur itu.

LaNyalla juga memberikan pujian kepada Forkopimda di Jatim, yang bekerja cepat membantu pemda dalam program vaksinasi Covid. Seperti yang dilakukan oleh Polres Pasuran melakukan jemput bola dalam pelaksanaan vaksinasi.

"Langkah Polres Pasuruan mendatangi kampung nelayan untuk menyuntik vaksin mempercepat program vaksinasi. Bahkan personel Polres Pasuran mendatangi nelayan yang ada di pelabuhan dan yang sedang berada di laut kemudian menyuntikkan vaksin di atas perahu. Ini terobosan yang baik," ungkap LaNyalla.

Menurut mantan Ketua Umum PSSI tersebut, pelaksanaan vaksinasi terkadang terkendala karena masalah jarak dan waktu. Untuk itu LaNyalla menyarankan pemda maupun jajaran Forkompimda berinisiatif mendatangi langsung masyarakat.

“Sebenarnya warga banyak yang mau dan bersedia divaksin namun sebagian mungkin memilih tidak ikut karena sibuk mencari nafkah. Jadi jemput bola vaksinasi, seperti yang juga telah dilakukan jajaran TNI AL di sejumlah kampung nelayan seharusnya bisa dijadikan contoh instansi lain,” tuturnya.

Meski begitu, LaNyalla menyoroti data Satgas Covid-19 yang Jumat kemarin menyatakan Jawa Timur menjadi daerah dengan penambahan kasus baru terbanyak. Jawa Timur menambah 4.490 kasus Covid dalam sehari, kemudian diikuti Jawa Barat dengan 5.580 kasus dan Nusa Tenggara Timur (NTT) 3.598 kasus.

“Percepatan vaksinasi harus beriringan dengan upaya menekan kasus Covid-19 agar penanganan pandemi dapat berjalan dengan maksimal. Jawa Timur harus bisa keluar dari daftar penyumbang kasus Covid terbanyak dalam sehari,” tegas LaNyalla.

Untuk diketahui, total kasus Covid di Indonesia saat ini telah mencapai 3.607.863 kasus sejak awal pandemi Maret 2020. Dari total tersebut, sebanyak 2.996.478 orang telah dinyatakan sembuh dan 104.010 orang meninggal dunia.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Sultan: Penghargaan...
Sultan: Penghargaan untuk Ibunda Bayu Satria Dorong Penguatan Gerakan Inklusi Nasional
Ketua DPD RI Usulkan...
Ketua DPD RI Usulkan 9 November sebagai Green Democracy Day
Gelar Fun Walk Green...
Gelar Fun Walk Green Democracy, Ketua DPD: Parlemen Akan Banyak Bersidang di Ruang Terbuka
Ketua DPD: 1 Tahun Pemerintahan...
Ketua DPD: 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Tunjukkan Kepemimpinan Kuat dan Transformatif
Genap 21 Tahun, DPD...
Genap 21 Tahun, DPD RI Kantongi 75 Persen Kepercayaan Publik
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Cek Jadwal dan Kuota...
Cek Jadwal dan Kuota Jalur Prestasi SPMB Jatim 2026, Ada Golden Ticket
Rekomendasi
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berita Terkini
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved