Kesehatan Jadi Fokus Pemerintah, Puteri Komarudin Berharap Pemulihan Ekonomi Terjaga

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 21:42 WIB
loading...
Kesehatan Jadi Fokus...
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin (kanan). Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Penanganan krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 dinilai masih menjadi fokus pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah memperkirakan anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 pada tahun ini bisa melonjak hingga menjadi lebih dari Rp300 triliun.

"Menurut saya tentu kesehatan selalu jadi fokus untuk pemerintah, mengingat varian Covid-19 yang terus berkembang, sementara pemerintah masih menggalakkan program vaksinasi untuk bisa menyasar seluruh lini masyarakat hingga daerah terpencil di Indonesia," ujar anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin , Jumat (6/8/2021).

Sehingga, kata dia, program penunjang di sektor kesehatan juga akan terus disesuaikan dengan perkembangan penanganannya. "Memang dalam situasi ketidakpastian akibat pandemi ini, APBN perlu tetap responsif dan akuntabel," katanya.

Lanjut Puteri, alokasi anggaran penanganan pandemi pun bisa cukup dinamis sesuai kebutuhan untuk menolong masyarakat. Namun, menurut dia, yang perlu diperhatikan adalah postur APBN pun harus dijaga dengan baik agar defisit dapat terkendali. "Begitu pun penyerapan anggaran tersebut juga perlu dipastikan dapat terserap dengan maksimal," tutur anak mantan Ketua DPR RI Ade Komarudin ini.

Baca juga: RI-AS Sepakat Tingkatkan Kerjasama Bidang Kesehatan

Puteri menilai anggaran kesehatan ini sangat penting dalam mendukung pengendalian pandemi Covid-19. Karena, kata Puteri, keberhasilan penanganan pandemi ini turut menjadi kunci untuk menjaga momentum perbaikan ekonomi yang sedang berlangsung.

"Sehingga begitu hal ini tercapai, tentunya mobilitas masyarakat dapat segera pulih dan harapannya pemulihan ekonomi juga bisa terjaga," pungkas politisi yang dikenal juga dengan sapaan Putkom ini.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
Rekomendasi
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Berita Terkini
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved