Moeldoko Mengaku Belum Terima Balasan Somasi ICW
Kamis, 05 Agustus 2021 - 20:38 WIB
loading...
Kuasa Hukum Moeldoko, Otto Hasibuan dalam konfrensi pers secara virtual, Kamis (5/8/2021). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko membantah pernyataan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mengklaim telah mengirimkan surat balasan atas somasi pada Selasa (3/8/2021) sore. Hingga saat ini, Moeldoko belum menerima surat surat balasan atas somasi tersebut.
Hal itu dikatakan Kuasa Hukum Moeldoko, Otto Hasibuan dalam konfrensi pers secara virtual, Kamis (5/8/2021). Dia menyebut bahwa somasi yang dilayangkan kepada ICW dilakukan pada 2 Juli 2021 dan hingga saat ini belum menerima jawaban atas somasi tersebut.
"Sampai sekarang surat tersebut belum dibalas atau belum ditanggapi. Surat somasi kami sederhana kepada mereka, hanya untuk meminta bukti bahwa klien kami benar-benar melakukan hal-hal yang tuduhkan," kata Otto.
Baca juga: Moeldoko akan Kirim Somasi Kedua ke ICW Terkait Tuduhan Bisnis Obat Ivermectin
Ia menyebut hingga sore hari ini pada pukul 15.00 WIB pihaknya belum menerima surat balasan tersebut. Dia menilai ICW hanya bermain strategi karena pada hari ini dilakukan konferensi pers. Jika ICW benar telah membalas somasi tersebut seharusnya dapat membuktikan surat tanda terimanya.
Seharusnya ICW sebagai lembaga kredibel yang telah melakukan analisis selama satu bulan sebelum memberikan tuduhan tersebut dapat mudah memberikan bukti.
Hal itu dikatakan Kuasa Hukum Moeldoko, Otto Hasibuan dalam konfrensi pers secara virtual, Kamis (5/8/2021). Dia menyebut bahwa somasi yang dilayangkan kepada ICW dilakukan pada 2 Juli 2021 dan hingga saat ini belum menerima jawaban atas somasi tersebut.
"Sampai sekarang surat tersebut belum dibalas atau belum ditanggapi. Surat somasi kami sederhana kepada mereka, hanya untuk meminta bukti bahwa klien kami benar-benar melakukan hal-hal yang tuduhkan," kata Otto.
Baca juga: Moeldoko akan Kirim Somasi Kedua ke ICW Terkait Tuduhan Bisnis Obat Ivermectin
Ia menyebut hingga sore hari ini pada pukul 15.00 WIB pihaknya belum menerima surat balasan tersebut. Dia menilai ICW hanya bermain strategi karena pada hari ini dilakukan konferensi pers. Jika ICW benar telah membalas somasi tersebut seharusnya dapat membuktikan surat tanda terimanya.
Seharusnya ICW sebagai lembaga kredibel yang telah melakukan analisis selama satu bulan sebelum memberikan tuduhan tersebut dapat mudah memberikan bukti.
Lihat Juga :