Airlangga: PPKM Luar Jawa dan Bali Terus Tunjukkan Perbaikan untuk Beberapa Indikator
Selasa, 03 Agustus 2021 - 17:24 WIB
loading...
Menko Perekonomian sekaligus penanggung jawab PPKM di Luar Pulau Jawa dan Bali, Airlangga Hartarto mengatakan testing di beberapa daerah di luar Jawa dan Bali secara keseluruhan menunjukkan kenaikan sebesar 50% secara rata-rata. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Upaya pemerintah untuk melakukan penanganan pandemi COVID-19 di tingkat hulu dengan peningkatan testing dan tracing terus dilakukan. Kabar baiknya, selama pelaksanaan PPKM Level 4 di luar Jawa dan Bali , wilayah itu terus menunjukkan perbaikan dari beberapa indikator yang ada.
Testing di beberapa daerah di luar Jawa dan Bali secara keseluruhan menunjukkan kenaikan sebesar 50% secara rata-rata. Baca juga: Baliho Airlangga Hartarto Dinilai Bukti Soliditas Golkar Jelang 2024
Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian sekaligus penanggung jawab PPKM di Luar Pulau Jawa dan Bali, Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Virtual Evaluasi dan Penerapan PPKM, Senin (2/8/2021).
“Misalnya di Kota Tarakan sudah mencapai 78,5 persen dari instruksi Mendagri terkait target testing harian. Di Kota Jayapura sudah 73,1 persen, Kota Pekanbaru 67,9 persen, dan Kota Makassar 62,2 persen,” ujar Airlangga.
Selain itu, di luar Jawa dan Bali dalam penanganan tracing juga mengalami peningkatan signifikan dari target yang diberikan oleh pemerintah. Tracing ini sudah dilakukan oleh para tracer dan selanjutnya nanti akan dilanjutkan dengan digital tracing.
Testing di beberapa daerah di luar Jawa dan Bali secara keseluruhan menunjukkan kenaikan sebesar 50% secara rata-rata. Baca juga: Baliho Airlangga Hartarto Dinilai Bukti Soliditas Golkar Jelang 2024
Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian sekaligus penanggung jawab PPKM di Luar Pulau Jawa dan Bali, Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Virtual Evaluasi dan Penerapan PPKM, Senin (2/8/2021).
“Misalnya di Kota Tarakan sudah mencapai 78,5 persen dari instruksi Mendagri terkait target testing harian. Di Kota Jayapura sudah 73,1 persen, Kota Pekanbaru 67,9 persen, dan Kota Makassar 62,2 persen,” ujar Airlangga.
Selain itu, di luar Jawa dan Bali dalam penanganan tracing juga mengalami peningkatan signifikan dari target yang diberikan oleh pemerintah. Tracing ini sudah dilakukan oleh para tracer dan selanjutnya nanti akan dilanjutkan dengan digital tracing.
Lihat Juga :