Mahfud MD Harap Negara ASEAN Bisa Sinergi Atasi Pandemi hingga Terorisme
Selasa, 03 Agustus 2021 - 07:05 WIB
loading...
Mahfud MD menyampaikan tiga isu penting yang butuh perhatian bersama pada Pertemuan Dewan Masyarakat Politik dan Keamanan ASEAN (APSC) ke-23, Senin (2/8/2021). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan tiga isu penting yang membutuhkan perhatian bersama pada Pertemuan Dewan Masyarakat Politik dan Keamanan ASEAN (APSC) ke-23, Senin (2/8/2021).
Baca juga: Kemenag Realokasi Hampir Rp2 Triliun untuk Bantu Penanganan Pandemi
Tiga isu tersebut antara lain, pandemi Covid-19, terorisme, serta kerja sama hukum di ASEAN. "Izinkan saya dalam kesempatan ini untuk mengangkat 3 isu yang membutuhkan perhatian kita bersama,” ujar Mahfud MD dalam pertemuan yang digelar secara virtual.
Baca juga: Hadapi Pandemi Panjang, Pakar Bencana Tekankan Pentingnya Contact Tracing
Terkait Covid-19, Mahfud mengatakan, sejak merebak pertama kali di Tahun 2020 virus itu terus bermutasi dan menjadi lebih menular. Di Indonesia sendiri, jumlah kasus semakin meningkat, sehingga menyebabkan fasilitas kesehatan kewalahan.
Baca juga: Krisdayanti Turun Berat Badan 8 Kg Selama Pandemi, Ini Rahasianya
Oleh karena itu, menurutnya, kolaborasi ASEAN yang lebih kuat dalam hal pengembangan dan penyediaan vaksin serta obat sangat diperlukan. Mahfud turut mendorong kerja sama erat melalui koordinasi lintas pilar dalam implementasi ACRF.
"Dalam kaitan ini, Dewan Masyarakat Pilar Polkam (APSC) harus mendukung peran ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR) di ACRF untuk mengarusutamakan hak asasi manusia dalam proses pemulihan pasca pandemi menuju kawasan yang tangguh," kata Mahfud.
Baca juga: Kemenag Realokasi Hampir Rp2 Triliun untuk Bantu Penanganan Pandemi
Tiga isu tersebut antara lain, pandemi Covid-19, terorisme, serta kerja sama hukum di ASEAN. "Izinkan saya dalam kesempatan ini untuk mengangkat 3 isu yang membutuhkan perhatian kita bersama,” ujar Mahfud MD dalam pertemuan yang digelar secara virtual.
Baca juga: Hadapi Pandemi Panjang, Pakar Bencana Tekankan Pentingnya Contact Tracing
Terkait Covid-19, Mahfud mengatakan, sejak merebak pertama kali di Tahun 2020 virus itu terus bermutasi dan menjadi lebih menular. Di Indonesia sendiri, jumlah kasus semakin meningkat, sehingga menyebabkan fasilitas kesehatan kewalahan.
Baca juga: Krisdayanti Turun Berat Badan 8 Kg Selama Pandemi, Ini Rahasianya
Oleh karena itu, menurutnya, kolaborasi ASEAN yang lebih kuat dalam hal pengembangan dan penyediaan vaksin serta obat sangat diperlukan. Mahfud turut mendorong kerja sama erat melalui koordinasi lintas pilar dalam implementasi ACRF.
"Dalam kaitan ini, Dewan Masyarakat Pilar Polkam (APSC) harus mendukung peran ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR) di ACRF untuk mengarusutamakan hak asasi manusia dalam proses pemulihan pasca pandemi menuju kawasan yang tangguh," kata Mahfud.
Lihat Juga :