Hamzah Haz Tokoh Fenomenal PPP dan Sangat Membumi

loading...
Hamzah Haz Tokoh Fenomenal PPP dan Sangat Membumi
Hamzah Haz (kanan). Foto/Dok SINDO
JAKARTA - Tokoh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz terpilih menjadi wakil presiden (wapres) ke-9 RI pada 26 Juli 2001. Bagi PPP, sosok Hamzah merupakan tokoh fenomenal.

Pria kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat, 15 Februari 1940 itu terpilih sebagai Wapres setelah unggul dari Akbar Tandjung di putaran ketiga pemilihan di MPR RI. Hamzah Haz pun resmi mendampingi Megawati Soekarnoputri yang menjadi presiden menggantikan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ada 23 Juli 2021. Gus Dur dilengserkan oleh MPR RI yang dipimpin Amien Rais saat itu melalui sidang istimewa MPR.

Di pemerintahan era Gus Dur, Hamzah Haz menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan. Hamzah Haz juga pernah menjabat Wakil Ketua DPR RI bidang Ekonomi dan Keuangan.

Baca juga: Jalan Panjang Hamzah Haz Menjadi Wapres, Kalahkan Akbar Tandjung dan SBY



Selain itu, Hamzah Haz juga pernah menjabat Menteri Negara Investasi Periode 23 Mei 1998-18 Mei 1999 di era Presiden B.J Habibie. Pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2004 silam, PPP mencalonkan Hamzah Haz sebagai Capres berpasangan dengan Agum Gumelar. Namun, mereka kalah dengan perolehan suara hanya 3%.

"Kami Insya Allah akan merebut kembali," kata politikus PPP Syaifullah Tamliha kepada SINDOnews, Senin (26/7/2021), menanggapi Hamzah Haz yang dilantik menjadi Wapres pada 20 tahun silam.

Tamliha mengatakan, Hamzah Haz merupakan tokoh fenomenal setelah KH Idham Chalid (pendiri PPP) yang dikader Nahdlatul Ulama (NU) dimulai menjadi anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dalam usia 21 tahun.

"Dan selanjutnya menjadi anggota DPR RI dengan menjadi Ketua Badan Anggaran terlama dan disebut 'Datok Anggaran' sampai diangkat menjadi menteri di era BJ Habibie dan Gus Dur hingga menjadi Wapres di era Ibu Megawati. Pak Hamzah adalah sosok yang sangat 'membumi' di PPP, sangat menghormati habaib dan ulama," tutur Tamliha.

Baca juga: Said Aqil Siroj: Pak Hamzah Haz Tidak Pernah Melupakan NU
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top