India Kirim Bantuan Oksigen, Airlangga: Teman Sejati Ada Saat Dibutuhkan

Rabu, 21 Juli 2021 - 16:09 WIB
loading...
India Kirim Bantuan...
Menko Perekonomian yang juga Ketua KPC PEN, Airlangga Hartarto, berterima kasih pada Pemerintah India atas kiriman bantuan tersebut. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - India yang sebelumnya pernah mendapat bantuan tabung oksigen dari Indonesia, kini membalas bantuan tersebut dengan mengirimkan Oksigen konsentrat dan Oksigen Liquid.

Baca juga: Pernah Seperti Indonesia, Ini Kunci Sukses India Atasi Kelangkaan Oksigen

Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Airlangga Hartarto, berterima kasih pada Pemerintah India atas kiriman bantuan tersebut.

"Friend in need is the friend indeed, teman yang ada saat dibutuhkan adalah teman sebenarnya," ujar Airlangga lewat layanan pesan, Rabu (21/7/2021).

Ketika India dilanda krisis tabung oksigen untuk menghadapi lonjakan kasus Covid 19 gelombang kedua. Indonesia adalah salah satu negara yang memberikan bantuan medis berupa 3.400 unit tabung oksigen ke India. Bantuan tersebut dilepas oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Baca juga: Epidemiolog Ingatkan Potensi Tsunami COVID-19 India Bisa Terjadi di Indonesia

"Kita menjadi kawan di kala senang dan susah. Ini juga sebagai pengingat dalam menghadapi pandemi kita harus menguatkan solidaritas dan bergandengan tangan agar pandemi bisa lebih mudah dihadapi dan segera diakhiri," kata Airlangga saat melepas pengiriman bantuan untuk India bulan Mei lalu.

Airlangga mengatakan selama ini India juga telah banyak membantu Indonesia dalam memenuhi suplai vaksin Astra Zeneca yang diproduksi di negara tersebut melalui fasilitas multilateral COVAX.

Baru-baru ini, India telah mengirimkan kapal Angkatan Laut miliknya (INS) ke Indonesia. Kapal INS tersebut memuat 300 konsentrator oksigen dan 100 metrik ton oksigen liquid untuk Indonesia.

Bantuan tersebut adalah kali pertamanya India mengirimkan bantuan medis ke luar negeri setelah mulai pulih dari gelombang kedua Covid-19 yang terjadi pada April hingga Mei lalu.

Diketahui, kapal tersebut telah berangkat pada 16 Juli, namun mengalami keterlambatan. Kendati demikian, Menteri Luar Negeri India, S Jaishankar mengungkapkan, kapal tersebut akan segera tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

"Update: Ada keterlambatan kedatangan INS Airawat mencapai Tanjung Priok, Indonesia, membawa 300 oksigen konsentrator & 100 MT Liquid Medical Oxygen dari India," cuitnya.

"India berdiri bersama mitranya dalam perang melawan Covid," lanjutnya dikutip dari akun Twitter @DrSJaishankar pada Selasa, 20 Juli 2021.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
Prabowo Panggil Menko...
Prabowo Panggil Menko Airlangga, Purbaya, hingga Gubernur BI ke Istana
Menko Airlangga Ungkap...
Menko Airlangga Ungkap Kelanjutan Proyek Jet Tempur KF-21
Kebijakan WFH ASN Berpotensi...
Kebijakan WFH ASN Berpotensi Hemat APBN Capai Rp6,2 Triliun
Mengapa WFH ASN Dipilih...
Mengapa WFH ASN Dipilih Hari Jumat? Ini Penjelasan Menko Perekonomian
Breaking News! WFH ASN...
Breaking News! WFH ASN Setiap Hari Jumat
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Berita Terkini
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved