Seribu Lebih Nakes Gugur di Tengah Pandemi
Selasa, 20 Juli 2021 - 23:22 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ketua IDI Jawa Timur Sutrisno, dua daerah di Jawa Timur masuk zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penularan COVID-19 yakni Trenggalek dan Madiun. Sementara, tiga daerah masuk zona kuning atau daerah dengan risiko rendah penularan Covid-19 yakni Kabupaten Mojokerto, Sampang, dan Pamekasan.
Adapun 34 daerah lainnya masuk zona oranye atau daerah dengan risiko sedang penularan Covid-19, yakni Kediri, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Pacitan, Malang, Kota Kediri, Jember, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Jombang, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Kota Probolinggo, dan Kota Pasuruan. Selanjutnya Banyuwangi, Tulungagung, Bojonegoro, Tuban, Kota Malang, Lumajang, Lamongan, Nganjuk, Ngawi, Kota Batu, Kota Madiun, Ponorogo, Magetan, Kota Blitar, dan Kabupaten Blitar.
Mengomentari banyaknya nakes yang gugur di tengah pandemi, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung Kusnandi Rusmil menyarankan sejumlah hal yang perlu dilakukan oleh pemerintah. Di antaranya, melakukan kerja sama dengan fakultas kedokteran di berbagai universitas dan juga sekolah-sekolah nakes untuk memenuhi kebutuhan nakes di berbagai fasilitas kesehatan (faskes).
Baca juga: Alokasi Anggaran dan Realisasi Insentif Nakes Daerah Naik Signifikan
"Kerja sama dengan Fakultas-Fakultas Kedokteran baik yang negeri, maupun swasta, di sana banyak tenaga dokternya, calon-calon dokter tingkat-tingkat akhir juga diminta bantuan. Dan kerja sama dengan sekolah-sekolah bidan dan sekolah perawat, poltekes-poltekes," kata Kusnandi saat dihubungi, Selasa (20/7/2021).
Adapun 34 daerah lainnya masuk zona oranye atau daerah dengan risiko sedang penularan Covid-19, yakni Kediri, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Pacitan, Malang, Kota Kediri, Jember, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Jombang, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Kota Probolinggo, dan Kota Pasuruan. Selanjutnya Banyuwangi, Tulungagung, Bojonegoro, Tuban, Kota Malang, Lumajang, Lamongan, Nganjuk, Ngawi, Kota Batu, Kota Madiun, Ponorogo, Magetan, Kota Blitar, dan Kabupaten Blitar.
Mengomentari banyaknya nakes yang gugur di tengah pandemi, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung Kusnandi Rusmil menyarankan sejumlah hal yang perlu dilakukan oleh pemerintah. Di antaranya, melakukan kerja sama dengan fakultas kedokteran di berbagai universitas dan juga sekolah-sekolah nakes untuk memenuhi kebutuhan nakes di berbagai fasilitas kesehatan (faskes).
Baca juga: Alokasi Anggaran dan Realisasi Insentif Nakes Daerah Naik Signifikan
"Kerja sama dengan Fakultas-Fakultas Kedokteran baik yang negeri, maupun swasta, di sana banyak tenaga dokternya, calon-calon dokter tingkat-tingkat akhir juga diminta bantuan. Dan kerja sama dengan sekolah-sekolah bidan dan sekolah perawat, poltekes-poltekes," kata Kusnandi saat dihubungi, Selasa (20/7/2021).
Lihat Juga :