Terungkap, Jenderal TNI Andika Perkasa dan AHY Bidan Lahirnya Universitas Pertahanan

Minggu, 18 Juli 2021 - 08:29 WIB
loading...
Terungkap, Jenderal...
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membidani lahirnya Universitas Pertahanan (Unhan). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hampir semua orang tahu tentang Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah. Inilah kawah Candradimuka untuk mendidik para perwira militer yang menjadi tulang punggung TNI. Tapi masih banyak yang baru tahu tentang Universitas Pertahanan (Unhan), ketika terjadi kehebohan saat Sidang Guru Besar Unhan menganugerahi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri gelar Profesor Honoris Causa.

Berbeda dengan Akmil yang sudah berdiri sejak 1945, Unhan baru berdiri 2009, 64 tahun sejak Indonesia merdeka. Didirikan atas inisiatif Presiden SBY, Unhan kini tegak kokoh berdiri di kawasan Sentul, Bogor. Indonesia patut berbangga karena hanya 19 negara di dunia ini yang memiliki universitas pertahanan (defence university).

Tapi siapa yang berperan penting mendirikan Unhan? Dari berbagai sumber diketahui Presiden SBY menugaskan Guru Besar UI yang sempat menjadi Menteri Pertahanan Prof. Dr. Yuwono Sudarsono dan Letjen TNI Syarifuddin Tippe, yang kelak menjadi Rektor pertama Unhan. Baca juga: Megawati Soekarnoputri Profesor Kehormatan Universitas Pertahanan

Tentu saja dua orang senior ini tidak mungkin bekerja sendiri. Channel MPS di YouTube mengungkapkan di level teknis operasional, ada sekelompok kecil perwira muda yang pagi siang malam bekerja mewujudkan kerja besar ini. "Di antaranya adalah Letkol Andika Perkasa, sekarang Jenderal TNI, yang jadi KSAD dan salah satu calon Panglima TNI. Satu lagi adalah AHY, yang waktu itu berpangkat Kapten," ungkap kata Mayor (Purn) Muhammad Saleh Karaeng Sila.

Saleh lulus Akmil 1990, kakak kelas AHY (2000), dan adik kelas Jenderal TNI Andika (1987). Bukan kebetulan mereka dipilih untuk mengerjakan tugas pelik ini, mengingat arahan Presiden SBY untuk menjadikan Universitas Pertahanan sebagai lembaga berstandar kelas dunia dengan berbasis riset yang melestarikan nilai-nilai kebangsaan. Letkol Andika dan Kapten Agus Harimurti Yudhoyono dikenal sebagai perwira-perwira muda yang cerdas, menguasai bahasa asing dan sempat mendapat tugas pendidikan lanjutan di luar negeri, selepas Akmil. "Mereka berdua keliling yang ke berbagai tempat untuk melakukan studi banding," ujar Saleh. Baca juga: Pertanyakan Vaksin Berbayar, Perjuangan Annisa Pohan Didukung Jokowi

Letkol Andika, Kapten AHY dan sejumlah kecil perwira militer lainnya berupaya menjembatani studi pertahanan yang kompleks, bersifat multidisipliner dan terus berkembang mengikuti perubahan geopolitik global, dengan kebutuhan kajian pertahanan yang riil sesuai dengan situasi dan kondisi Indonesia. Kerja sama dilakukan dengan beberapa universitas serupa di luar negeri. Bahkan ketika memulai perkuliahan, para mahasiswa angkatan pertama masih diajar oleh dosen terbang dari luar negeri.

Kini, Unhan menyediakan akses pendidikan bidang pertahanan dan bela negara; mengembangkan ilmu pertahanan dan bela negara sebagai kajian interdisipliner serta menyelenggarakan kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Ecosperity Week 2026...
Ecosperity Week 2026 di Singapura, Menko AHY Ungkap Kunci Ketahanan dan Infrastruktur Berkelanjutan Asia
Rekomendasi
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Berita Terkini
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved