PMI: Donor Plasma Konvalesen Efektif untuk Gejala Ringan-Sedang Bukan Akut

Sabtu, 17 Juli 2021 - 14:02 WIB
loading...
PMI: Donor Plasma Konvalesen...
Penyintas Covid-19 saat melakukan donor plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta, Selasa, 19 Januari 2021. FOTO/MPI/ARIF JULIANTO
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said mengatakan bahwa masyarakat harus memahami bahwa donor plasma konvalesen efektif pada pasien Covid-19 gejala ringan dan sedang. Sementara untuk gejala berat tidak akan terlalu banyak membantu.

"Tapi sebetulnya yang mesti disadari masyarakat adalah yang terbaik menerima plasma konvalesen adalah yang levelnya rendah dan menengah. Yang sudah sangat akut itu tidak akan membantu banyak. Karena itu kalau ada pandangan sedang kritis mari kita cari plasma itu sebetulnya usaha yang tidak tepat," katanya dalam diskusi Polemik MNC Trijaya FM dengan tema Jalan Terjal PPKM Darurat, Sabtu (17/7/2021).

Sudirman mengatakan bahwa 95% pasien Covid-19 gejala ringan dan sedang sembuh setelah menerima donor plasma konvalesen. Namun begitu dia menyebut hal ini juga dibarengi dengan minum obat dan asupan berbagai vitamin.

Baca juga: Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Nino RAN Donor Plasma Konvalesen

"Cuma mesti dicatat itu bukan satu-satunya cara penyembuhan karena dia minum vitamin, minum obat segala macam tapi itu dianggap sebagai booster. Kalau yang ringan dan menengah mendapatkan plasma itu mempercepat proses. Dengan begitu dia kemasukan elemen antibodi yang baru," tuturnya.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu tahu bahwa yang boleh mendonor adalah orang yang kena penyakit menengah dan berat. "Dan itu diharapkan punya antibodi. Nah antibodi itu dimanfaatkan untuk plasma," ungkapnya.

Sudirman Said menyebut jika 2,1 juta penyintas bersedia donor, maka yang diperkirakan memenuhi syarat tidak sampai 5%. Sehingga suplainya memang akan sulit. "Jadi secara natural akan terjadi mismatch. Dulu kita sempat antrean terbanyak 1.000 orang tapi sekarang sudah 5.000 orang. Jadi untuk sampai mendapatkan plasma harus nunggu antrean. Ini data seluruh Indonesia," katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Penyintas Diajak Donor Plasma konvalesen
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringati HUT ke-19,...
Peringati HUT ke-19, Pusinfolahta TNI Gelar Kegiatan Donor Darah
Peringati HUT ke-80...
Peringati HUT ke-80 RI, Kementerian HAM Gelar Donor Darah
PMI Kirim Bantuan Kemanusiaan...
PMI Kirim Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp800 Juta untuk Korban Gempa Myanmar
Menkum Resmi Akui Kepengurusan...
Menkum Resmi Akui Kepengurusan PMI Pimpinan Jusuf Kalla
JK Sebut Munas Tandingan...
JK Sebut Munas Tandingan PMI Ilegal karena Digelar Bukan oleh Pengurus
Sebut Agung Laksono...
Sebut Agung Laksono Gagal Penuhi Syarat Calon Ketua PMI, JK: Hanya Dapat Dukungan 5%
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Ikuti Donor Darah MNC...
Ikuti Donor Darah MNC Peduli, Peserta: Sekalian Cek Kesehatan
MNC Peduli Bersama PMI...
MNC Peduli Bersama PMI Depok Gelar Donor Darah
Rekomendasi
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Berita Terkini
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved