Jokowi Ikuti KTT APEC Bahas Penanganan Pandemi dan Pemulihan Ekonomi
Sabtu, 17 Juli 2021 - 10:13 WIB
loading...
A
A
A
Dalam KTT informal tersebut hadir juga Managing Director IMF Kristalina Georgieva dan Executive Director of Health Emergencies Programme WHO, Michael Ryan. Retno mengatakan sebagaimana yang disampaikan IMF dan WHO dalam pertemuan tersebut bahwa situasi dunia masih penuh dengan tantangan baik dari sisi kesehatan maupun sisi ekonomi.
Baca juga: Jokowi Batalkan Vaksinasi Berbayar, Begini Tanggapan Bio Farma
"Setelah tahun lalu mengalami pertumbuhan yang minus, maka proyeksi pertumbuhan dunia untuk tahun 2021 diperkirakan 6%. Namun, pertumbuhan tersebut tentunya akan dipengaruhi situasi pandemi ke depan. Masalah akses vaksin bagi semua negara mendapatkan perhatian dari dua pembicara dan do it together serta time of solidarity ditekankan oleh kedua pembicara tersebut," ungkapnya.
Dalam seminggu terakhir ini, jumlah kasus Covid-19 di tingkat global meningkat sekitar 15%. Direktur Jenderal WHO menyampaikan bahwa dunia sedang menghadapi peningkatan angka kasus dan kematian dalam empat minggu terakhi. Beberapa negara APEC bahkan menghadapi kenaikan kasus lebih dari 100%.
Lebih lanjut Retno mengatakan bahwa APEC sejauh ini telah menyepakati sejumlah komitmen terkait penanganan pandemi dan percepatan pemulihan ekonomi. Salah satunya adalah deklarasi untuk memfasilitasi pergerakan barang esensial di masa pandemi yang dikeluarkan pada tahun 2020.
Baca juga: Jokowi Batalkan Vaksinasi Berbayar, Begini Tanggapan Bio Farma
"Setelah tahun lalu mengalami pertumbuhan yang minus, maka proyeksi pertumbuhan dunia untuk tahun 2021 diperkirakan 6%. Namun, pertumbuhan tersebut tentunya akan dipengaruhi situasi pandemi ke depan. Masalah akses vaksin bagi semua negara mendapatkan perhatian dari dua pembicara dan do it together serta time of solidarity ditekankan oleh kedua pembicara tersebut," ungkapnya.
Dalam seminggu terakhir ini, jumlah kasus Covid-19 di tingkat global meningkat sekitar 15%. Direktur Jenderal WHO menyampaikan bahwa dunia sedang menghadapi peningkatan angka kasus dan kematian dalam empat minggu terakhi. Beberapa negara APEC bahkan menghadapi kenaikan kasus lebih dari 100%.
Lebih lanjut Retno mengatakan bahwa APEC sejauh ini telah menyepakati sejumlah komitmen terkait penanganan pandemi dan percepatan pemulihan ekonomi. Salah satunya adalah deklarasi untuk memfasilitasi pergerakan barang esensial di masa pandemi yang dikeluarkan pada tahun 2020.
Lihat Juga :