Menkes Mengaku Tak Terlibat Urusan Vaksin Berbayar, Cuma Kena Getah
Selasa, 13 Juli 2021 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Wakil Ketua Komisi IX Nihayatul Wafiroh menanyakan, apakah vaksinasi berbayar ini dapat signifikan meningkatkan jumlah masyarakat yang vaksinasi. Padahal, keaduhan yang ditimbulkan luar biasa. “Itu daya ungkitnya berapa pak? Apakah signifikan atau tidak? Ini kalau tidak signifikan, ramainya luar biasa, tapi ininya nggak jelas,” katanya menyela.
Mantan Wamen BUMN ini malah berkeluh kesah, dia mengaku ikut kena getahnya dan dibuat pusing karena kebijakan ini. Padahal, kalau dia punya waktu luang dia lebih suka untuk melobi sejumlah negara untuk mendapatkan oksigen dan obat Covid-19 yang saat ini sedang dibutuhkan.
Baca juga: Ilmuwan WHO Pastikan Bahaya! Suntikan Berbagai Merek Vaksin untuk 1 Orang
“Iya, ramainya saya yang pusing juga bu, saya juga bilang ke teman-teman, kalau saya bisa meluangkan waktu, saya nih melobi Amerika, China, untuk mendatangkan oksigen yang sangat dibutuhkan atau melobi Swiss untuk mendatangkan obat Actemra, yang globally susah sekali,” aku Budi.
Akan tetapi, sambung Budi, masalah ini juga menjadi tanggung jawabnya, dan dia harus menghadapi kontroversi ini. “Saya sebenarnya lebih suka ke sana. Tapi ini tanggung jawab saya, saya mesti menjalankan, saya hadapi,” pungkasnya.
Mantan Wamen BUMN ini malah berkeluh kesah, dia mengaku ikut kena getahnya dan dibuat pusing karena kebijakan ini. Padahal, kalau dia punya waktu luang dia lebih suka untuk melobi sejumlah negara untuk mendapatkan oksigen dan obat Covid-19 yang saat ini sedang dibutuhkan.
Baca juga: Ilmuwan WHO Pastikan Bahaya! Suntikan Berbagai Merek Vaksin untuk 1 Orang
“Iya, ramainya saya yang pusing juga bu, saya juga bilang ke teman-teman, kalau saya bisa meluangkan waktu, saya nih melobi Amerika, China, untuk mendatangkan oksigen yang sangat dibutuhkan atau melobi Swiss untuk mendatangkan obat Actemra, yang globally susah sekali,” aku Budi.
Akan tetapi, sambung Budi, masalah ini juga menjadi tanggung jawabnya, dan dia harus menghadapi kontroversi ini. “Saya sebenarnya lebih suka ke sana. Tapi ini tanggung jawab saya, saya mesti menjalankan, saya hadapi,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :