Tindak Pelanggar PPKM Darurat, Anies Dinilai Tegas, Bisa Berujung Naiknya Elektabilitas
Sabtu, 10 Juli 2021 - 09:13 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan marah ketika menemukan satu perusahaan nonesensial dan nonkritikal masih mewajibkan karyawannya datang ke kantor.Foto/Istimewa/IG @aniesbaswedan
A
A
A
JAKARTA - Ketegasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terhadap para pelanggar aturan PPKM Darurat belakangan ini menyita perhatian banyak pihak. Pengamat menilai, ketegasan Anies bisa meningkatkan elektabilitas menuju Pilpres 2024 .
Menurut pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam, dari sisi kinerja, Anies menunjukkan ketegasan dalam memimpin sebagai gubernur. "Dari sisi politik elektoral ketegasan semacam ini akan langsung atau tidak, akan menimbulkan persepsi publik bahwa ia seorang pemimpin yang tegas," kata Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Sabtu (10/7/2021).
Arif menilai, persepsi publik semacam itu akan dilihat sebagai nilai plus, sehingga menjadi poin bagi Anies. "Dan, boleh jadi berujung terhadap naiknya elektabilitas sehingga memudahkan langkahnya menuju Pilpres 2024," katanya.
Baca juga: Sidak ke Stasiun Cikini, Anies Temukan Pekerja Non-Esensial Masih WFO
Arif menambahkan, terlepas sikap tegas semacam itu merupakan bukti kinerja yang autentik atau sekadar gimmick, tentu bagi publik tak begitu masalah karena kinerjanya dianggap baik. "Ini karena politisi selalu berorientasi ganda, di satu sisi menjalankan mandatnya dengan kinerja baik dan di sisi lain juga menaruh harapan agar dapat mendulang elektabilitas," jelasnya.
Menurut pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam, dari sisi kinerja, Anies menunjukkan ketegasan dalam memimpin sebagai gubernur. "Dari sisi politik elektoral ketegasan semacam ini akan langsung atau tidak, akan menimbulkan persepsi publik bahwa ia seorang pemimpin yang tegas," kata Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Sabtu (10/7/2021).
Arif menilai, persepsi publik semacam itu akan dilihat sebagai nilai plus, sehingga menjadi poin bagi Anies. "Dan, boleh jadi berujung terhadap naiknya elektabilitas sehingga memudahkan langkahnya menuju Pilpres 2024," katanya.
Baca juga: Sidak ke Stasiun Cikini, Anies Temukan Pekerja Non-Esensial Masih WFO
Arif menambahkan, terlepas sikap tegas semacam itu merupakan bukti kinerja yang autentik atau sekadar gimmick, tentu bagi publik tak begitu masalah karena kinerjanya dianggap baik. "Ini karena politisi selalu berorientasi ganda, di satu sisi menjalankan mandatnya dengan kinerja baik dan di sisi lain juga menaruh harapan agar dapat mendulang elektabilitas," jelasnya.
Lihat Juga :