Airlangga Minta Kader Golkar Satu Langkah Agar Indonesia Selamat dari Pandemi
Senin, 05 Juli 2021 - 15:37 WIB
loading...
A
A
A
Ia berharap acara Golkar Institute ini bisa mencari langkah-langkah terobosan agar bisa keluar dari pandemi Covid. Dan mampu untuk merangkai kebijakan publik berikutnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute Ace Hasan Syadzily mengatakan acara ini dilaksanakan pada 5-10 Juli 2021. "Acara pelatihan kali ini beda dengan sebelumnya. Kalau dulu secara offline. Sekarang sudah diberlakukan PPKM Darurat. Jadi sepenuhnya dilaksanakan secara online", kata Ace, Minggu (4/7/2021).
Acara ini diikuti oleh 33 peserta secara terbatas. Para peserta ini merupakan hasil proses seleksi yang ketat dengan kriteria usia di bawah 40 tahun, aktif dalam organisasi kepemudaan atau NGO, memiliki kemampuan bahasa Inggris dan menuliskan esai. "Pendidikan angkatan kedua ini diikuti 33 orang. Ada yang dari anggota DPRD dan aktivis organisasi. Seluruh peserta ini dari berbagai daerah se-Indonesia,” tutur Ace.
Beberapa narasumber dalam acara tersebut antara lain Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Direktur Eksekutif CSIS Philips J. Vermonte dan Co-Founder Think Policy Society Andhyta Firselly Utami. Untuk narasumber reputasi Internasional, terdapat Prof Kishore Mahbubani (Singapura), Prof Eko Prasodjo, Prof Hamdi Muluk, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan para Kepala Daerah serta para politisi Senior.
Selama pendidikan singkat ini, peserta akan mempelajari geo politik, Kebijakan Publik, kepemimpinan, Ekonomi Indonesia, komunikasi politik, Psikologi politik dan workshop tentang kampanye.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute Ace Hasan Syadzily mengatakan acara ini dilaksanakan pada 5-10 Juli 2021. "Acara pelatihan kali ini beda dengan sebelumnya. Kalau dulu secara offline. Sekarang sudah diberlakukan PPKM Darurat. Jadi sepenuhnya dilaksanakan secara online", kata Ace, Minggu (4/7/2021).
Acara ini diikuti oleh 33 peserta secara terbatas. Para peserta ini merupakan hasil proses seleksi yang ketat dengan kriteria usia di bawah 40 tahun, aktif dalam organisasi kepemudaan atau NGO, memiliki kemampuan bahasa Inggris dan menuliskan esai. "Pendidikan angkatan kedua ini diikuti 33 orang. Ada yang dari anggota DPRD dan aktivis organisasi. Seluruh peserta ini dari berbagai daerah se-Indonesia,” tutur Ace.
Beberapa narasumber dalam acara tersebut antara lain Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Direktur Eksekutif CSIS Philips J. Vermonte dan Co-Founder Think Policy Society Andhyta Firselly Utami. Untuk narasumber reputasi Internasional, terdapat Prof Kishore Mahbubani (Singapura), Prof Eko Prasodjo, Prof Hamdi Muluk, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan para Kepala Daerah serta para politisi Senior.
Selama pendidikan singkat ini, peserta akan mempelajari geo politik, Kebijakan Publik, kepemimpinan, Ekonomi Indonesia, komunikasi politik, Psikologi politik dan workshop tentang kampanye.
(cip)
Lihat Juga :