Kalimat Sakti Harmoko di Era Orde Baru: Atas Petunjuk Bapak Presiden
Senin, 05 Juli 2021 - 04:46 WIB
loading...
Meninggalnya pejabat era Orde Baru, Harmoko, Minggu 4 Juli pada pukul 20.22 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Meninggalnya pejabat era Orde Baru, Menteri Penerangan di era kepemimpinan Presiden Soeharto, Harmoko pada pukul 20.22 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.
Baca juga: Yusril hingga Tifatul Berduka, Penanganan Jenazah Harmoko dengan Protokol Corona
Dalam masanya menjabat Menteri Penerangan, Harmoko mendirikan Kelompencapir atau Kelompok pendengar, pembaca dan pemirsa yang dimaksudkan sebagai media untuk menyampaikan informasi dari pemerintah.
Baca juga: Bamsoet Nilai Harmoko Politikus Senior dan Panutan Kader Golkar
Ada satu yang diingat pemirsa televisi atau penonton TVRI kala itu, di mana hanya tv satu-satunya yang eksis di era Orde Baru. Kalimat yang paling diingat setiap kali Harmoko menyampaikan sebuah informasi, selalu menggunakan kalimat "Atas Petunjuk Bapak Presiden."
Baca juga: Politisi Golkar Sebut Harmoko Meninggal karena Sakit
Bahkan akademisi Indonesia, Nadirsyah Hosen sampai membuatkan twit tentang kalimat tersebut, sambil menyinggung tentang pembredelan sebuah media massa saat itu.
"Pak Harmoko wafat. Mantan Menteri Penerangan, Ketum Golkar, Ketua DPR/MPR di masa orde baru yang terkenal dengan ujarannya: 'atas petunjuk bapak Presiden.' Membredel majalah Tempo adalah salah satu “prestasinya”. Pendukung Soeharto yang berbalik arah meminta Presiden mundur. Al fatihah," seperti dikutip SINDOnews dari Khazanah GNH @na_dirs, Senin (5/7/2021).
Diketahui, tokoh nasional H Harmoko bin Asmoprawiro meninggal dunia pada Minggu 4 Juli pada pukul 20.22 WIB. Berdasarkan informasi yang diperoleh SINDOnews, mantan Menteri Penerangan di era Presiden Soeharto ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto.
"Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau dan mohon doanya insya Allah beliau husnul khotimah. Aamiin YRA."
Baca juga: Yusril hingga Tifatul Berduka, Penanganan Jenazah Harmoko dengan Protokol Corona
Dalam masanya menjabat Menteri Penerangan, Harmoko mendirikan Kelompencapir atau Kelompok pendengar, pembaca dan pemirsa yang dimaksudkan sebagai media untuk menyampaikan informasi dari pemerintah.
Baca juga: Bamsoet Nilai Harmoko Politikus Senior dan Panutan Kader Golkar
Ada satu yang diingat pemirsa televisi atau penonton TVRI kala itu, di mana hanya tv satu-satunya yang eksis di era Orde Baru. Kalimat yang paling diingat setiap kali Harmoko menyampaikan sebuah informasi, selalu menggunakan kalimat "Atas Petunjuk Bapak Presiden."
Baca juga: Politisi Golkar Sebut Harmoko Meninggal karena Sakit
Bahkan akademisi Indonesia, Nadirsyah Hosen sampai membuatkan twit tentang kalimat tersebut, sambil menyinggung tentang pembredelan sebuah media massa saat itu.
"Pak Harmoko wafat. Mantan Menteri Penerangan, Ketum Golkar, Ketua DPR/MPR di masa orde baru yang terkenal dengan ujarannya: 'atas petunjuk bapak Presiden.' Membredel majalah Tempo adalah salah satu “prestasinya”. Pendukung Soeharto yang berbalik arah meminta Presiden mundur. Al fatihah," seperti dikutip SINDOnews dari Khazanah GNH @na_dirs, Senin (5/7/2021).
Diketahui, tokoh nasional H Harmoko bin Asmoprawiro meninggal dunia pada Minggu 4 Juli pada pukul 20.22 WIB. Berdasarkan informasi yang diperoleh SINDOnews, mantan Menteri Penerangan di era Presiden Soeharto ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto.
"Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau dan mohon doanya insya Allah beliau husnul khotimah. Aamiin YRA."
(maf)
Lihat Juga :